Ajak Rizieq Shihab, Din Syamsuddin Janji Kepung Istana di Hari Kebangkitan Nasional

AKURAT.CO Presidium Gerakan Penegakan Kedaulatan Rakyat (GPKR), Din Syamsuddin, mengaku tengah menyiapkan unjuk rasa besar-besaran bersama pentolan FPI, Rizieq Shihab.
Menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak semua gugatan pasangan capres nomor urut 1 dan 3.
Demonstrasi besar-besaran itu direncanakan akan digelar pada 20 Mei 2024, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
"Tanggal 20 Mei Hari Kebangkitan Nasional, kita tidak lagi (demo) di DPR, tidak lagi di Mahkamah Konstitusi. Kita pindah ke sebelah sana, di depan Istana Negara. Ini usul saya," katanya saat orasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (22/4/2024).
Baca Juga: Eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin Yakin Ada Intervensi Jokowi dalam Keputusan MK
Dalam demonstrasi nanti, Din Syamsuddin memastikan bersama koalisi akan menyiapkan massa yang lebih besar untuk mengepung Istana Negara.
"Tanggal 20 Mei kita siapkan yang sebesar-besarnya. Kita kepung Istana Negara," ucap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.
Sebelumnya, MK menolak gugatan PHPU Pilpres 2024 yang dilayangkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Dalam putusannya, Majelis Hakim MK menolak sejumlah dalil yang diajukan Anies-Muhaimin. Antara lain soal intervensi Presiden Jokowi dalam pencalonan Gibran Rkabuming Raka sebagai cawapres 2024, bagi-bagi bansos untuk mendongkrak suara Prabowo Subianto-Gibran Rkabuming Raka dan pengerahan aparat negara untuk memenangkan pasangan capres nomor urut 2 itu.
Baca Juga: Desak DPR Gunakan Hak Angket, Din Syamsuddin: Agar Semua Kontroversi Bisa Dibuka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









