Tidak Dianggap Oleh PDIP, Pengamat: Jokowi Punya Kans Besar Gabung Golkar
Atikah Umiyani | 26 April 2024, 18:53 WIB

AKURAT.CO Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai, Presiden Joko Widodo punya kans yang besar untuk bergabung ke dalam Partai Golkar.
Apalagi, PDI Perjuangan yang selama ini menjadi tempat berlabuhnya keluarga Jokowi sudah menegaskan bahwa Jokowi serta putranya bukan lagi bagian dari kader.
"Peluang Joko Widodo menjadi kader Golkar tentu sangat terbuka pasca PDIP menganggapnya sudah bukan kader PDIP lagi," kata Jamiluddin kepada Akurat.co, Jumat (26/4/2024).
Hal ini pun yang kemudian disambut baik oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto beserta elit-elitnya yang siap memberikan tempat terhormat bagi Jokowi.
"Airlangga sudah menyatakan siap menerima Jokowi menjadi kader Golkar. Bahkan Jokowi akan diberi posisi terhormat. Karena itu, sebagian elit Golkar tampaknya memang berharap Jokowi pindah ke Golkar," ujarnya.
Jamiluddin mengaku tak heran jika akhirnya banyak elit yang berharap Jokowi gabung ke Golkar. Sebab, keberadaan Jokowi dinilai masih bisa membuat Golkar menjadi partai yang lebih besar lagi.
"Harapan itu tentu didasarkan pengaruh politik Jokowi yang masih besar. Bila Jokowi bergabung, diharapkan dapat lebih membesarkan Golkar lagi," ujarnya
Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Bappilu Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan, Presiden Joko Widodo punya suasana kebatinan yang bagus dengan partainya.
Menurut Idrus, masuknya Jokowi sebagai Partai Golkar hanya tinggal tunggu peresmian. Karena sudah tidak ada lagi hal-hal yang akan menjadi hambatan.
"Yang pentingkan pak Jokowi tadi suasana kebatinan oke, peranan pak Jokowi sudah oke. Kalau sudah tidak ada masalah di sini, berarti kalau begitu tinggal kita tunggu peresmian," kata Idrus kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/4/2024).
Bahkan bukan hanya Jokowi, Idrus meyakini Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka juga akan merapat. Sebab, selama ini Golkar sudah menganggap Jokowi dan Gibran sebagai bagian dari keluarga besar.
"Saya punya keyakinan pak Jokowi dan mas Gibran ke golkar, itu sudah merasa diri sudah keluarga besar," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








