Legislatif-Eksekutif Harus Seimbang, Prabowo-Gibran Ditantang Tidak Tambah Kekuatan dari Partai yang Kalah
Atikah Umiyani | 30 April 2024, 23:19 WIB

AKURAT.CO Pakar Komunikasi Politik, Emrus Sihombing menantang Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk tidak menambah kekuatan koalisi dengan menerima partai yang kalah.
Emrus mengatakan, tantangan itu ditujukan untuk menciptakan keseimbangan antara pihak eksekutif dengan legislatif. Sehingga, ia menilai ada baiknya jika partai yang kalah di pilpres untuk tetap berada di luar pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Berani gak pemenang pilpres ini jangan terima lagi partai lain? Biar semua di oposisi, supaya check and balance menjadi lebih kuat," kata Emrus kepada wartawan, Selasa (30/4/2024).
Emrus menilai, postur Koalisi Indonesia Maju (KIM) saat ini sudah bisa dikatakan cukup besar. Menurutnya, akan semakin gemuk dan tidak bagus jika postur koalisi masih terus ditambah.
Mengingat, belakangan semakin terbuka sinyal bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai NasDem akan ikut gabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Emrus khawatir, hal ini akan melumpuhkan fungsi DPR dalam bidang pengawasan.
"Kalau terlalu banyak di koalisi, gemuk disana, di DPR itu (nanti hanya bilang) setuju, setuju, setuju, siapa yang nantinya check and balance. Idealnya menurut saya harus sedikit berimbang," ujarnya.
Baca Juga: Ramai Isu Penerima KIP Kuliah Bergaya Hedon, Ini Syarat dan Cara Daftar yang Harus Dipatuhi!
Emrus juga memperingatkan kepada semua anggota DPR agar benar-benar mewakili kepentingan rakyat. Ia menekankan, anggota DPR harus berani mengkritisi pemerintah walaupun partainya menjadi bagian dari pemerintah.
"Secara ideal, mereka semua menjadi oposisi bagi pemerintah, semua partai politik, supaya bisa melakukan kontrol, bagaiman mereka melakukan kontrol kalau mereka bagian dari pemerintah itu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










