Menteri Prabowo Diisukan Berjumlah 40, Ketua TKN Fanta: Sah-sah Saja Kalau Ditambah Sesuai Kebutuhan
Atikah Umiyani | 2 Mei 2024, 17:16 WIB

AKURAT.CO Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta), Arief Rosyid Hasan menganggap wajar jika Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka membentuk kabinet hingga berjumlah 40 nomenklatur kementerian.
Arief mengatakan, penambahan porsi kabinet adalah hal yang wajar apalagi jika hal itu dilakukan sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada. Ia pun mengaku akan terus mendukung langkah-langkah yang diambil Prabowo-Gibran.
"Ya kalau dirasa kebutuhannya sudah relevan saya kira apapun harus kita ambil. Apapun harus kita dukung. Kami secara pribadi dan teman-teman semua mendukung apapun yang menjadi keputusan pak Prabowo dan mas Gibran," kata Arief kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).
Lagi pula, Arief menilai saat ini telah terjadi banyak perkembangan yang semestinya bisa segera diakomodir oleh pemerintah. Sehingga, ia menilai sah-sah saja jika ada penambahan nomenklatur kementerian.
"Karena kan sekarang perkembangan sudah sangat banyak sekali ya. Misalnya dunia digital, dunia ekonomi kreatif dan lain lain. Jadi saya kira sah-sah juga ditambah," ujarnya.
"Dan kita saya kira mendukung apapun yang menjadi keputusan pak prabowo dan mas gibran tentunya di koalisi," sambungnya.
Seperti diketahui, nomenklatur menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo hanya berjumlah 34. Di mana 4 di antaranya merupakan Menteri Koordinator.
Isu penambahan nomenklatur menteri ini berhembus di tengah menguatnya langkah Prabowo untuk merangkul semua lawan-lawan politiknya, seperti bertemu dengan PKB dan Partai NasDem.
Padahal, Prabowo sendiri sudah diusung oleh koalisi besar yang terdiri dari 4 parpol parlemen dan 5 parpol non parlemen, yakni
Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, Partai Gelora, PBB, PSI, Partai Garuda dan Partai Prima.
Tidak hanya itu, isu penambahan nomenklatur menteri juga muncul saat kampanye dimana Prabowo berbicara akan membentuk kementerian dan badan baru, seperti Kementerian Pangan atau yang mengurusi program makan siang gratis dan Badan Penerimaan Negara.
Sehingga, pasca Prabowo ditetapkan sebagai Presiden terpilih oleh KPU, semakin menguat bahwa Prabowo akan memiliki menteri yang jumlahnya lebih gemuk dibanding menteri Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









