Minimalisir Korupsi, Prabowo Akan Tempel Setiap Kementerian dengan Pendamping Kejaksaan dan KPK

AKURAT.CO Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto disebut punya strategi baru untuk meminimalisir korupsi dalam pemerintahan ke depan.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, setiap kementerian, nantinya akan mendapat pendampingan khusus dari Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ada semacam pola yang akan dibikin mungkin ini untuk kemudian meminimalisir, kita enggak bisa bilang akan nol persen, kita meminimalisir tingkat kebocoran," kata Dasco dalam tayangan podcast Deddy Corbuzier, Rabu (22/5/2024).
"Salah satunya mungkin nanti, ya ini baru ide yang baru mau kita bahas nih nanti, akan ada pendampingan-pendampingan di tiap kementerian itu mungkin dari pihak Kejaksaan-KPK itu yang kemudian nempel, di tiap-tiap kementerian," sambungnya.
Baca Juga: Surya Paloh Bawa Rombongan Nasdem Temui Prabowo Subianto
Kendati begitu, Dasco mengatakan, pola ini masih dalam proses pembahasan dan pengkajian. Dirinya belum bisa memastikan apakah pola ini akan digunakan atau tidak.
"Tapi ini yang saya ngomong baru ide awal, karena belum selesai pengkajiannya. Nanti saya takut dibilang mendahului," ujarnya.
Baca Juga: KIR Terbuka Bagi PDIP, Begini Kata Sufmi Dasco
Menurutnya, pola tersebut juga hanya digunakan sebagai strategi untuk meminimalisir terjadinya korupsi, tidak bisa dijadikan jaminan bahwa ke depan tidak ada lagi kasus korupsi. Sebab, perilaku korupsi tergantung pada kepribadian masing-masing menteri yang menjabat.
"Kalau menjamin menterinya itu gak korupsi ya gak bisa, karena ini kan kembali ke person-nya masing-masing, tapi kemudian ada, saya belum bisa ngomong banyak ya, karena ini belum selesai ya kajiannya," pungkas Wakil Ketua DPR RI itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







