Bawaslu Pelototi KPU Soal Putusan MA tentang Batas Usia Calon Kepala Daerah
Citra Puspitaningrum | 3 Juni 2024, 15:07 WIB

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bakal melakukan pengawasan ketat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dalam menyikapi putusan Mahkamah Agung (MA) terkait putusan batas usia calon kepala daerah.
Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, mengatakan, pihaknya menghormati tugas dan fungsi masing-masing lembaga mengenai proses pengujian peraturan perundang-undangan yang dilakukan MA mau pun KPU.
"Bawaslu harus menghormati seluruh proses yang sudah berjalan, tetapi putusan MA ini kan sampai hari ini sedang ditunggu oleh KPU untuk bisa di sinkronisasi," kata Lolly di Bali dikutip Senin (3/6/2024).
Lolly menegaskan, peran Bawaslu bersifat pasif namun tetap mengawasi kesesuaian hukum dalam prosesnya.
"Kita sedang menunggu tindak lanjutnya seperti apa dilakukan oleh KPU," ujarnya.
"Ketika memang ini keputusannya sudah dinyatakan final mengikat, maka kita harus menghormatinya sebagai sebuah hak yang harus dilaksanakan Bawaslu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









