Lukman Edy Penuhi Panggilan PBNU, Bahas Polemik dengan PKB

AKURAT.CO Mantan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Lukman Edy, memenuhi panggilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk membahas polemik perseteruan antara PBNU dan PKB yang belakangan menjadi sorotan publik.
Lukman terlihat membawa sejumlah dokumen untuk disampaikan kepada pimpinan PBNU. Di antara dokumen tersebut adalah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dari masa ia aktif di partai, serta dokumen pendirian PKB.
“Saya belum tahu nih yang mau ditanya PBNU apa, tapi ya saya siapin aja dokumen-dokumen yang saya punya ya,” ujar Lukman saat tiba di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2024).
Baca Juga: KPK Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di PT Asuransi Jasindo
Dokumen-dokumen yang dibawa oleh Lukman termasuk dokumen pendirian partai, sejarah singkat partai, dan hubungan antara PBNU dengan PKB.
Ketika ditanya apakah petinggi PKB lainnya juga akan dipanggil oleh PBNU, Lukman mengaku tidak mengetahui secara pasti.
Namun, ia mendengar bahwa PBNU kemungkinan akan memanggil petinggi PKB lainnya.
“Kalau beritanya sih next gitu, next, kan enggak mungkin saya sendiri ya yang memberikan keterangan. Pasti yang lain juga (dipanggil)," jelas Lukman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







