Rekrutmen Pantarlih Bermasalah, Bawaslu Temukan Daerah yang Belum Gelar Coklit Pilkada Serentak

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan daerah yang belum digelar pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada Serentak 2024. Berdasarkan penelusuran, Penyebabnya terjadi karena rekrutmen panitian pemutakhiran data pemilih (pantarlih) bermasalah.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, membenarkan temuan tersebut terkait dengan masih adanya daerah yang belum dilakukan coklit untuk keperluan Pilkada Serentak 2024. Padahal, proses coklit sangat penting karena berpengaruh terhadap data pemilih sah.
Baca Juga: Bawaslu Soroti Ketidakserentakan Proses Coklit di Pilkada Serentak, Bikin Data Pemilih Tak Akurat
"Temuan di Mamuju Tengah, di Kecamatan Topoyo tidak terdapat pendaftar sebagai pantarlih di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) dan di Kecamatan Pangale tidak terdapat pendaftar pendaftar di TPS tersebut," ujar Bagja dalam keterangan tertulis dikutip, Selasa (6/8/2024).
Dia menyampaikan ,temuan itu bisa menjadi permulaan penanganan pelanggaran dalam pemilihan yang nantinya akan ditangani jajaran Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota.
"Jadi temuan kami seperti ini bisa disampaikan kepada Bawaslu setempat. Sebagai tindak lanjutnya," imbuhnya.
Diketahui, dalam tahapan penyusunan daftar pemilih Pilkada Serentak 2024 Bawaslu memberikan fokus pengawasan pada empat hal. Pertama, pembentukan pantarlih, kedua, pengawasan prosedur pelaksanaan coklit, ketiga, pengawasan kejadian khusus lainnya, dan keempat pengawasan penyusunan daftar pemilih sementara (DPS), DPSHP, DPT, atau DPTb.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








