Partai Gelora Tanggapi Santai Potensi Bergabungnya PKS ke Koalisi Indonesia Maju

AKURAT.CO Partai Gelora menanggapi dengan santai sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang baru-baru ini mengaku telah membuka komunikasi dengan Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto.
Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, menyatakan, pihaknya akan mengikuti perkembangan komunikasi tersebut.
Namun ia menegaskan, hingga saat ini belum ada pembahasan resmi di Koalisi Indonesia Maju (KIM) terkait potensi bergabungnya PKS.
Baca Juga: AP Sempat Mengelak Bahwa Pemeran Pria pada Video Syur Audrey Davis Adalah Dirinya
"Sampai sekarang, kita belum membicarakan hal ini di KIM sebagai KIM. Tetapi sebagai proses, kita mengikuti saja perkembangannya. Namun, di KIM sendiri kita belum membicarakan sama sekali," ujar Anis Matta di Media Center Gelora, Jakarta, Senin (12/8/2024).
Anis Matta juga menyikapi dengan tenang kemungkinan PKS benar-benar bergabung dengan KIM dan masuk ke dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Ia mengakui bahwa kemungkinan akan ada banyak kejutan menjelang pelantikan Prabowo.
"Kalau kita sih santai saja. Jangan tegang dengan persoalan masuk dan keluar, begitu. Saya pikir sampai 20 Oktober masih akan ada banyak kejutan lagi yang terjadi. Jadi, kita santai saja," katanya.
Baca Juga: PKB akan Umumkan Cagub Pilkada Jakarta 2024 Sebelum Muktamar
Mengenai potensi PKS mendapatkan jatah kursi menteri, Anis menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya ada di tangan presiden terpilih.
Namun, ia menegaskan bahwa saat ini belum ada pembahasan terkait hal tersebut dalam KIM.
"Itu nanti kita lihat keputusan presiden terpilih maunya seperti apa. Tapi di KIM sendiri kita belum membicarakan hal itu sama sekali," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









