Ridwan Kamil Disambut Meriah di Jatinegara Meski Ada Penolakan Warga, Tim Pemenangan Anggap Dinamika Biasa

AKURAT.CO Juru Bicara pasangan Ridwan Kamil-Suswono (Rido), Muhammad Kholid, memberikan tanggapan terkait beredarnya video penolakan warga saat Ridwan Kamil melakukan silaturahmi dengan Badan Musyawarah (Bamus) Betawi di Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (6/9/2024).
Kholid menegaskan, penolakan tersebut adalah hal yang wajar dan merupakan bagian dari dinamika demokrasi.
Menurutnya, ekspresi ketidaksukaan atau penolakan dari sebagian warga tidak bisa diartikan sebagai cerminan pandangan seluruh masyarakat.
"Ini adalah hal yang sangat biasa. Ekspresi ketidaksukaan atau penerimaan memang bisa terjadi dalam masyarakat, tetapi hal itu tidak bisa disimpulkan sebagai representasi situasi secara keseluruhan," ujar Kholid kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Baca Juga: Laga Indonesia vs Australia: Masyarakat Diminta Hindari Kawasan GBK
Ia menambahkan, dalam kontestasi pilkada seperti saat ini, ekspresi semacam itu merupakan bagian dari dinamika politik yang terjadi di berbagai daerah, bukan hanya di Jakarta.
Kholid menekankan pentingnya menghormati berbagai bentuk ekspresi yang muncul dari masyarakat.
"Ini adalah dinamika masyarakat yang harus kita hormati sebagai bagian dari demokrasi. Kita harus menerima ekspresi warga sebagai sesuatu yang normal dalam iklim demokrasi," kata Kholid.
Lebih lanjut, Kholid meyakini, penolakan tersebut kemungkinan besar terjadi karena sebagian warga belum mengenal sosok Ridwan Kamil secara langsung.
Menurutnya, jika warga mendapat kesempatan untuk bertemu langsung, mereka akan lebih mudah menerima Ridwan Kamil.
"Jika warga bisa bertemu langsung dengan Kang Emil dan Suswono, saya yakin mereka akan lebih mudah menerima keduanya. Kang Emil adalah sosok yang sopan, merakyat, dan memiliki pengalaman serta kompetensi dalam membangun kota," ungkap Kholid.
Sebagai tambahan informasi, saat berkunjung ke Bamus Betawi di Jatinegara, Ridwan Kamil sebenarnya mendapat sambutan hangat dari warga.
Kehadirannya disambut dengan pertunjukan marawis dan pencak silat khas Betawi, menunjukkan antusiasme dan dukungan dari sebagian masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








