Akan Perbanyak Ruang Hijau, Ridwan Kamil Ingin Ubah Kota Tua Seperti di Eropa

AKURAT.CO Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) ingin mengubah kawasan Kota Tua menjadi kota-kota di negara eropa.
Ridwan Kamil (RK) berharap, cita-cita itu bisa tercapai dalam waktu lima tahun ke depan. Salah satu formulanya, yaitu membuat kawasan Kota Tua lebih nyaman dengan menambah ruang penghijauan.
"Dalam lima tahun harapannya kawasan ini hidup seperti kota-kota eropa, lebih nyaman, pohonnya kita banyakin juga untuk ngurangin polusi dan keteduhan, insya Allah menjadi tempat teristimewa dalam pembangunan Jakarta ke depan," kata RK di Kota Tua, Jakarta, Selasa (24/9/2024).
Baca Juga: Ridwan Kamil-Suswono Rencanakan Penyuntikan Populasi untuk Hidupkan Kawasan Kota Tua Jakarta
Selain itu, dia mengaku akan membereskan sejumlah persoalan sosial yang ada di Kota Tua. Mulai dari penertiban pedagang kaki lima, lahan parkir, hingga pemanfaatan gedung-gedung kosong.
Pihaknya juga akan membuat kawasan Kota Tua menjadi lebih ramai dan hidup. Hal itu dilakukan dengan cara menyuntik populasi, melalui penghadiran sejumlah sejumlah institusi pendidikan.
"Gagasan dari RIDO itu adalah menyuntikkan populasi, kalau populasinya banyak minimal 3 kali lipat pasti kawasan ini hidup. Gimana cara menyuntikan populasi 3 kali lipat adalah pakai teori memasukan institusi pendidikan," ujarnya.
" Seperti Karawaci ada UPH jadi ramai, ada Binus jadi ramai. Hanya univnya kita pilih yang ada hubunganya dengan ekonomi kreatif sebagai salah satu strategi kota global. Mungkin kampus musik, kampus film, kampus kuliner, kampus digital," tambahnya.
Selain itu, dia juga akan mengkaji untuk mengalihfungsikan bangunan-bangunan kosong sebagai hunian warga.
"Tapi kalau hanya kampus tanpa hunian, kan teorinya berulang. Terjadi kemacetan orang datang ke sini. Maka kita telaah, ada beberapa lahan kosong, bisa dibuat hunian, sehingga orang tinggalnya di sini ngampusnya di sini ngafenya di sini, di tengah jalan sini di alun-alun dan sebagainya," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








