Banyak Pelanggaran Etik, Pemilu 2024 Jadi Pemilu Paling Buruk dalam Sejarah

AKURAT.CO Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar rapat koordinasi (rakor), dengan fokus utama membahas tantangan dalam menangani dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu (KEPP).
Anggota DKPP, J. Kristiyadi, mengungkapkan hingga 2 November 2024, pihaknya telah menerima ratusan aduan terkait dugaan pelanggaran KEPP yang terjadi selama tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024.
Dia menegaskan, banyaknya pengaduan ini mencerminkan maraknya dugaan pelanggaran etik yang dilakukan para penyelenggara pemilu.
"Kami menerima begitu banyak pengaduan sekarang ini," kata Kristiyadi dalam konferensi pers di Hotel Grand Sahid, Selasa (05/11/2024).
Baca Juga: DKPP Gelar Rakor Penyelenggara Pemilu, 622 Peserta Dibekali Kode Etik untuk Pilkada 2024
Menurutnya, Pemilu 2024 sebagai pemilu paling buruk sejak era reformasi 1998, berdasarkan berbagai pandangan pakar dan pengamat Pemilu.
Masalah ini dipengaruhi oleh perilaku peserta dan penyelenggara pemilu, yang diduga banyak melanggar aturan kepemiluan. Kompleksitas pelanggaran tersebut telah menciptakan konstelasi politik yang rumit, membuat DKPP menghadapi dilema dalam menangani setiap kasus pelanggaran etik yang muncul.
"Pemilu kali ini mungkin dilihat sebagai yang paling buruk dalam sejarah pemilu sejak reformasi," tambahnya.
Pihaknya mencatat, bahwa beberapa pihak mendesak agar proses kepemiluan diatur kembali dengan lebih baik. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya penyelarasan pemahaman mengenai kode etik bagi para penyelenggara pemilu, sebagai bentuk komitmen untuk mencegah pelanggaran di masa depan.
"DKPP berharap dapat memperkuat pemahaman penyelenggara Pemilu terkait aturan kode etik agar pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan lebih baik dan berintegritas tinggi," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






