Menko Polkam Imbau Kepala Daerah Jaga Stabilitas Politik dan Keamanan Jelang Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, mengimbau kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, hal itu sangat penting demi menghindari potensi konflik yang bisa mengganggu implementasi program Astacita, yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam sambutannya di Rapat Koordinasi Nasional Pimpinan Pusat di Sentul, Bogor, Kamis (7/11/2024), Budi menekankan lima langkah utama yang perlu diambil setiap kepala daerah, guna mewujudkan situasi yang kondusif di daerah masing-masing.
Langkah pertama, yaitu dengan memperkuat sinergi antara lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif di daerah. Dia meyakini, dengan sinergi yang kuat di antara ketiga lembaga tersebut akan memungkinkan kebijakan pemerintah pusat dapat diimplementasikan dengan baik.
Baca Juga: KPU Tingkatkan Akurasi Sirekap untuk Pilkada 2024 dengan Fitur Baru
Kedua, kepala daerah diminta untuk terus berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjalankan tugas pemerintahan. Budi menegaskan, melalui koordinasi yang baik akan mendorong pengelolaan pemerintahan yang stabil dan terarah.
Selanjutnya, dia mengingatkan kepala daerah agar berhati-hati dalam membuat kebijakan, yang berpotensi sensitif dan menimbulkan konflik. Salah satu contohnya, adalah terkait penentuan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota, yang melibatkan unsur pengusaha, buruh, dan pemerintah dalam proses tripartit.
Langkah keempat, dia menekankan pentingnya keadilan dalam pelayanan publik. Dia meminta, agar kepala daerah memastikan bahwa setiap layanan yang disediakan pemerintah daerah dapat diakses secara adil dan merata oleh masyarakat.
Terakhir, Budi mendorong kepala daerah untuk melaporkan data dengan akurat guna memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan memberikan dampak positif.
"Kelimanya harus dijalankan dengan baik dan konsisten agar tercipta situasi kondusif di daerah," ucapnya.
Dia menambahkan, situasi kondusif akan mempermudah kepala daerah dalam menjalankan program-program kerakyatan Astacita. Selain itu, Budi juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah.
"Masyarakat bisa menjadi mitra positif untuk menjaga stabilitas di daerah masing-masing," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








