Sudah 20 Hari Kerja, Sejumlah Jajaran Kabinet Prabowo Mendapat Apresiasi

AKURAT.CO Sejumlah jajaran Kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan apresiasi, atas kinerjanya selama 20 hari kerja sejak dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu.
"Setelah 20 Oktober 2024 dilantik, kita memang menemukan beberapa pernyataan dan kebijakan yang mengejutkan, namun tak sedikit juga yang menunjukkan kemajuan di bidangnya dan ini patut diapresiasi," kata Analis komunikasi politik, Hendri Satrio alias Hensat, kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/11/2024).
Hensat menilai, ada beberapa menteri yang layak diacungi jempol karena sudah menunjukkan komitmennya kepada rakyat. Beberapa menteri yang dinilai perlu diapresiasi adalah, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Komdigi Meutya Hafid.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Isu-isu Krusial dalam Sidang Kabinet Tertutup
Menurutnya, Erick telah berhasil berkontribusi dalam pembentukan holding BUMN terbaru, yaitu Danantara. Sementara Meutya dinilai menunjukkan komitmennya dalam memerangi judi online.
"Erick telah melakukan langkah strategis yang menguntungkan perekonomian nasional dengan Danantara, sementara komitmen Meutya dalam judi online juga patut diapresiasi," katanya.
Selain itu, Hensat juga menyebut beberapa menteri lainnya yang patut diapresiasi karena kreativitasnya dalam menjalankan tugas mereka, seperti Menteri Perumahan, Maruarar Sirait dan Menteri UMKM, Maman Abdurrahman.
"Ara dengan inisiatifnya menjadikan lahan koruptor sebagai lahan rumah murah, dan Maman yang bersama presiden menghapus utang para nelayan serta petani menunjukkan mereka responsif terhadap isu-isu di masyarakat dan patut di contoh," ujarnya.
Tak kalah penting, Hensat juga menyoroti pernyataan Kepala BPJPH, Haikal Hassan dan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Haikal, kata Hensat, layak diapresiasi karena melakukan reformasi di sektor produk halal. Sementara Yassierli dinilai memberikan sinyal positif bagi kesejahteraan para pekerja.
Baca Juga: Pakar Harap Kabinet Prabowo Bisa Tekan Pengangguran di Bawah 4 Persen
"Keduanya juga patut disorot. Masalah produk Halal ini bisa jadi refleksi pemerintah dalam mengawasi pasar, sementara soal UMP ini juga membuat para pekerja merasa terjamin saat ini," tuturnya.
Ada pun beberapa menteri lainnya yang menurut Hensat layak menjadi sorotan adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menko Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar.
Meski begitu, Hensat berpendapat bahwa tantangan besar masih akan ada di depan. Terdapat beberapa isu yang harus jadi perhatian serius pemerintah, mulai dari masalah kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial.
Hensat pun mengingatkan agar kabinet Prabowo terus menjaga momentum positif yang telah dicapai selama ini.
"Mereka harus bisa meningkatkan kepercayaan publik yang sempat menurun akibat beberapa insiden politik di pemerintahan sebelumnya dengan kebijakan yang tepat dan nyata," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








