Pramono Anung Tak Ingin Ada Kampanye Hitam Jelang Hari Pencoblosan

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta tim pemenangannya untuk tidak melakukan kampanye hitam jelang pemungutan suara 27 November 2024.
Pramono tegas melarang seluruh timnya melakukan hal-hal yang berbau black campaign di masa-masa sisa kampanye.
"Tentunya sudah waktunya orang diingatkan untuk menggunakan hak pilihnya. Dan juga jangan bermain-main dengan politik black campaign," katanya usai blusukan di Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (10/11/2024).
Baca Juga: Menko Polkam Tegaskan Presiden Prabowo Jaga Netralitas Pilkada 2024
Pramono menceritakan pernah menghubungi langsung anggotanya saat memberi komentar mengenai masalah yang sedang dihadapi oleh pasangan lain.
Baginya, politik riang gembira yang diusung adalah hal mutlak dilakukan oleh seluruh tim.
Sehingga masyarakat bisa disuguhkan dengan berbagai program kerja yang ditawarkan pasangan calon.
"Karena saya memang berkeinginan politiknya ada politik riang gembira dan masyarakat diberikan alternatif pilihan program-program," pungkasnya.
Baca Juga: Iwakum Gelar Lomba Jurnalistik Bertema 'Wajah Hukum Pemerintahan Baru' dengan Hadiah Rp22 Juta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







