Puan Maharani Hadiri Retreat Kepala Daerah, PKB: PDIP Itu Tegak pada Konstitusi

AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menanggapi langkah Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, yang akan turut menghadiri retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, meyakini bahwa kehadiran Puan dalam acara tersebut yaitu dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPR RI, bukan Ketua DPP PDIP.
"Mungkin Mbak Puan datang sebagai kapasitas, sebagai ketua DPR, lembaga legislatif, ketua lembaga legislatif," ucap sosok yang akrab disapa Gus Jazil di DPP PKB, Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Gus Jazil meyakini bahwa PDIP adalah partai yang tegak lurus terhadap konstitusi. Meskipun sebelumnya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, sempat mengeluarkan surat instruksi kepada kepala daerah PDIP untuk mengikuti retreat.
Baca Juga: Puan Maharani: PDIP dan Demokrat Selalu Bersahabat
Instruksi penundaan itu sendiri dikeluarkan Megawati pasca Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto resmi ditahan oleh KPK.
"Dan kalau sikap partai-partai yang lain, PDIP, setahu saya ya, itu tegak kepada konstitusi. Jadi sikap PDIP dari dulu sampai hari ini tidak berubah. Dia tegak lurus kepada konstitusi," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani, dijadwalkan akan menghadiri kegiatan retreat kepala daerah hari ini di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Dari Jakarta, Puan akan terbang ke Magelang bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin, Kamis (27/2/2025) siang. Mereka akan menuju Akademi Militer (Akmil) Magelang, tempat lokasi retret kepala daerah diadakan.
Puan pun akan ikut hadir dalam Parade Senja yang akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada kepala daerah yang mengikuti retreat. Puan juga diundang untuk mengikuti acara malam keakraban sekaligus farewell dinner bagi para kepala daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









