Akurat
Pemprov Sumsel

Relawan Jokowi Tantang PDIP Tunjukkan Bukti soal Utusan, Jangan Menuduh Tanpa Dasar

Paskalis Rubedanto | 16 Maret 2025, 09:55 WIB
Relawan Jokowi Tantang PDIP Tunjukkan Bukti soal Utusan, Jangan Menuduh Tanpa Dasar

AKURAT.CO Hubungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dengan PDIP akhir-akhir ini memanas, akibat percikan api dari dinamika kasus Hasto Kristiyanto.

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, baru-baru ini menyebut bahwa ada seorang utusan yang mendatangi partainya untuk meminta tidak memecat Jokowi dari PDIP dan menyingkirkan Hasto.

Menanggapi itu, Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJo), HM Darmizal MS, menilai, pernyataan Deddy merupakan keterangan yang tidak berdasar dan upaya mencoreng nama baik Jokowi.

"Saya melihat ada kepanikan, sehingga apa yang disampaikan oleh politisi PDIP tersebut hanya seperti karangan bebas tanpa bukti konkret," katanya, kepada wartawan, Minggu (16/3/2025).

"Ini adalah upaya untuk merusak nama baik Pak Jokowi yang selama ini dikenal sebagai sosok yang selalu menjaga kehangatan komunikasi dan menjunjung tinggi etika politik," tambah Darmizal.

Baca Juga: PDIP Sindir Jokowi Soal Bantahan Kirim Utusan: Sein Kiri Belok Kanan, Pola Lama yang Berulang

Ia pun menantang Deddy untuk membeberkan bukti-bukti jika benar adanya mengenai utusan tersebut.

"Jika memang jantan dan punya integritas, silakan tunjukkan buktinya di depan publik. Jangan hanya menuduh tanpa dasar. Kalau tidak bisa membuktikan, maka bisa saja Pak Jokowi menjadi pihak yang dirugikan dan tentu ada konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan," jelas Darmizal.

Menurutnya, PDIP seolah tidak tahu terima kasih, padahal Jokowi berkontribusi besar terhadap kejayaan partai selama 15 tahun belakangan.

"PDIP menjadi besar dan memperoleh kepercayaan rakyat karena hadirnya sosok Jokowi di partai itu selama hampir 15 tahun. Kami melihat ada upaya sistematis untuk mengaburkan kontribusi besar Pak Jokowi terhadap kejayaan PDIP selama ini," tandas Darmizal.

Sebelumnya, Jokowi dengan tegas membantah tuduhan yang dilontarkan Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang menyebut dirinya mengirim utusan untuk meminta PDIP tidak melakukan pemecatan.

Jokowi menantang pihak-pihak yang menuduh untuk menunjukkan bukti atas klaim tersebut.

Dalam keterangannya pada Jumat (14/3/2025), Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengutus siapapun untuk menemui PDIP atau menyampaikan pesan tertentu.

Baca Juga: Mendirikan Parpol Pilihan Paling Strategis Buat Jokowi, Alasannya Mengejutkan!

"Enggak ada (utusan). Ya harusnya disebutkan siapa, biar jelas. Siapa, siapa?" kata Jokowi.

Jokowi menegaskan dirinya tidak memiliki kepentingan apapun untuk mengirimkan utusan ke partainya sendiri.

"Saya itu sudah diem lho ya. Difitnah saya diam, dicela saya diam, dijelekkan saya diam, dimaki-maki saya diam. Saya ngalah terus lho, tapi ada batasnya," ucap Jokowi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.