Pesan Sejuk Presiden Prabowo: Jangan Terpancing Polemik Usulan Forum Purnawirawan TNI

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dalam menyikapi polemik usulan Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang tengah ramai di media sosial.
Pesan ini disampaikan melalui Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, usai bertemu langsung dengan Presiden di Istana Merdeka, Kamis (24/4/2025).
"Perbedaan pendapat itu hal biasa. Tapi jangan sampai perbedaan itu meretakkan persatuan bangsa. Kita sedang menghadapi banyak tantangan besar, dan yang dibutuhkan sekarang adalah ketenangan serta keharmonisan," ujar Wiranto menirukan pesan Presiden.
Sebelumnya, Forum Purnawirawan TNI merilis pernyataan sikap yang memuat 8 tuntutan penting kepada pemerintah.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh ratusan purnawirawan tinggi dari tiga matra TNI, termasuk 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel.
Isi tuntutan tersebut mencakup berbagai isu strategis dan politis, antara lain:
Baca Juga: Jadi Role Model Global, Program YESS Kementan Tarik Perhatian Dunia
1. Mengembalikan UUD 1945 ke naskah asli.
2. Mendukung Program Kabinet Merah Putih (ASTA CITA), kecuali proyek Ibu Kota Negara (IKN).
3. Menghentikan proyek strategis nasional seperti PIK 2 dan Rempang yang dinilai merugikan rakyat dan lingkungan.
4. Menolak tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok dan mendesak deportasi seluruh TKA ilegal.
5. Menertibkan pengelolaan tambang sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.
6. Mendesak reshuffle kabinet terhadap menteri yang terindikasi korupsi serta memutus koneksi aparat yang masih loyal terhadap Presiden ke-7 RI.
7. Mengembalikan Polri di bawah Kemendagri dan fokus pada urusan KAMTIBMAS.
8. Mengganti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka karena dianggap hasil keputusan MK yang cacat etika.
Wiranto menegaskan, pemerintah akan memberikan klarifikasi resmi di waktu yang tepat untuk meredakan ketegangan dan menjaga kondusivitas nasional.
"Nanti akan ada penjelasan resmi. Tapi sekarang, yang terpenting adalah menjaga suasana tetap sejuk. Jangan sampai kita terpecah di tengah banyaknya persoalan yang sedang kita hadapi sebagai bangsa," katanya.
Ia menambahkan, Presiden sangat memahami dinamika yang berkembang, namun menilai saat ini bukan waktu yang tepat untuk memperkeruh suasana dengan polemik yang bisa menciptakan kegaduhan nasional.
Di tengah situasi yang dinamis, Presiden Prabowo ingin menegaskan bahwa pembangunan bangsa hanya bisa berjalan jika semua elemen bersatu dan fokus pada tujuan bersama: menciptakan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
Baca Juga: KemenPPPA Soroti Tingginya Kekerasan terhadap Anak: Hanya 0,01 Persen yang Lapor
"Perbedaan adalah bagian dari demokrasi. Tapi mari kita jaga perbedaan itu tetap dalam bingkai kebersamaan," tutup Wiranto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









