Puan Maharani: DPR Mulai Jaring Masukan Publik untuk RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, memastikan, proses penyusunan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) telah resmi berjalan.
Salah satu langkah awal yang diambil adalah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk menjaring berbagai masukan dari masyarakat.
Puan mengungkapkan, langkah ini diambil untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menyerukan percepatan pembahasan RUU PPRT dalam pidatonya saat peringatan May Day 2025.
"Mulai masa sidang ini kita sudah mengadakan RDPU, artinya kita minta pendapat dan masukan dari masyarakat," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (7/5/2025).
Ia menekankan pentingnya partisipasi publik dalam proses legislasi ini. Bukan hanya dari pekerja rumah tangga, melainkan juga dari pemberi kerja dan pihak penerima manfaat.
Baca Juga: Harga Tiket Indonesia Terbuka 2025 Turun Jauh, Bisa Didapatkan Mulai dari Rp50 Ribu
"Kita tidak hanya meminta masukan dari pelaku (pekerja) saja, tetapi juga dari pemberi kerja dan penerima manfaat. Ini untuk memastikan adanya fairness, keadilan bagi semua pihak yang terlibat," jelas Puan.
Saat ini, proses penyusunan RUU masih ditangani oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.
Namun, keputusan final apakah pembahasan akan tetap di Baleg atau dialihkan ke Komisi IX akan ditentukan setelah seluruh masukan dari RDPU dikaji.
"Sampai saat ini masih di Baleg. Nanti, setelah hasil RDPU dievaluasi, baru kita tentukan apakah RUU ini dibahas di Baleg atau dipindahkan ke komisi," tambahnya.
Sebelumnya, dalam pidatonya saat May Day, Presiden Prabowo Subianto menegaskan lima komitmen besar untuk pekerja Indonesia.
Salah satunya adalah mendorong percepatan pengesahan RUU PPRT, di samping agenda penting lainnya seperti RUU Perampasan Aset, pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh, pembentukan Satgas PHK, dan penghapusan sistem outsourcing yang merugikan pekerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









