BMK 1957 Desak DPR Dengarkan Aspirasi Publik dan Hentikan Korban Jiwa dalam Aksi Unjuk Rasa

AKURAT.CO Gelombang aksi protes dari berbagai elemen masyarakat yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir mendapat sorotan serius dari Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda Kosgoro 1957 (DPP BMK 1957).
Sekretaris Jenderal DPP BMK 1957, Almanzo Bonara, menyampaikan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan kerusakan fasilitas umum akibat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh.
“Atas nama seluruh kader BMK 1957 di seluruh Indonesia, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban jiwa. Kami menegaskan, jangan sampai ada lagi nyawa yang melayang dalam proses penyampaian aspirasi rakyat,” ujar Almanzo dalam keterangan persnya, Kamis (4/9/2025).
Menurut Almanzo, sikap sebagian anggota DPR RI yang dinilai tidak menunjukkan empati justru memperkeruh suasana dan melukai perasaan rakyat.
Karena itu, ia menekankan agar DPR di semua tingkatan benar-benar mendengarkan suara rakyat, bukan sekadar menjadikannya retorika politik.
“DPR RI, DPRD provinsi, maupun kabupaten/kota jangan menghindar dari aksi massa. Dengarkan sungguh-sungguh aspirasi mereka, resapi perasaan kebatinan rakyat, dan ambil langkah konkret yang bisa menjawab persoalan mereka,” tegasnya.
Baca Juga: Fraksi PAN Salurkan 1.000 Sembako sebagai Ucapan Terima Kasih kepada Pasukan Oranye
BMK 1957 juga mendesak DPR untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif, termasuk mengkaji ulang kenaikan tunjangan anggota dewan.
“DPR harus benar-benar menjadi penyambung lidah rakyat,” tambah Almanzo.
Lebih lanjut, BMK 1957 meminta penegakan hukum dilakukan secara adil dan transparan terhadap kerusuhan, penjarahan, pembakaran fasilitas umum, dan hilangnya sepuluh nyawa dalam aksi protes.
“Baik aparat maupun masyarakat yang terlibat wajib diusut tuntas dan diproses sesuai hukum. Tidak boleh ada impunitas,” tegas Almanzo.
Di sisi lain, BMK 1957 menyatakan dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk terus bekerja maksimal memajukan Indonesia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memulihkan rasa aman di tengah masyarakat.
“Kami mendukung langkah Presiden dalam melakukan evaluasi menyeluruh atas jalannya pemerintahan, sekaligus mengambil tindakan cepat agar rasa aman dan nyaman kembali hadir di tengah rakyat,” ujarnya.
Almanzo juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya massa aksi, untuk tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat.
“Sampaikan aspirasi dengan damai, beradab, dan jangan terprovokasi menuju perpecahan maupun anarkisme. Persatuan bangsa harus selalu menjadi prioritas di atas kepentingan kelompok,” pungkasnya.
Baca Juga: PPP Tulang Bawang Barat Siap Menangkan Mardiono dan Dukung Program Prabowo–Gibran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









