Akurat
Pemprov Sumsel

Rahayu Saraswati Mundur dari Anggota DPR: Mohon Maaf Atas Kesalahan Saya

Paskalis Rubedanto | 10 September 2025, 20:26 WIB
Rahayu Saraswati Mundur dari Anggota DPR: Mohon Maaf Atas Kesalahan Saya

AKURAT.CO Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Gerindra. Keputusan itu dia sampaikan melalui akun Instagram resminya, @rahayusaraswati.

Pengunduran dirinya tidak lepas dari kontroversi pernyataan yang pernah dia sampaikan dalam sebuah podcast pada Februari 2025 lalu. Potongan pernyataan tersebut, kemudian dijadikan bahan untuk menyulut kemarahan masyarakat menjelang peringatan 17 Agustus.

"Tidak ada maksud maupun tujuan dari saya sama sekali untuk meremehkan bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat. Terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan," kata Rahayu dalam video pernyataannya, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga: Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Inilah Profil, Perjalanan Karier, dan Kontroversi yang Dialaminya

Dia mengakui bahwa ucapannya telah menyakiti hati banyak pihak. Rahayu pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. 

"Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya," ujarnya.

Meski mundur, dia berharap tetap diberikan kesempatan menyelesaikan satu tugas terakhirnya di DPR, yakni pembahasan RUU Kepariwisataan di Komisi VII. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para pemilih di Dapil Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang telah memberinya mandat sebagai wakil rakyat.

Dengan sisa dana aspirasi, dia berkomitmen untuk tetap menyalurkan bantuan bagi masyarakat dapilnya, termasuk pelatihan kewirausahaan, pemberdayaan pemuda, hingga penyediaan alat kesehatan. Dia menegaskan, perjuangannya tidak berhenti meski tak lagi duduk di kursi parlemen.

Baca Juga: BEM UI Tagih Janji DPR Penuhi 17+8 Tuntutan Rakyat

"Ingat Bro dan sis, berserah tidak sama dengan menyerah, dan perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik tidak harus dari kursi di Dapil. Kita adalah pejuang politik. Selama ada ketidakadilan, selama ada rakyat yang belum bisa bersenyum, kita masih harus berjuang tiada akhir," pungkasnya.

Namun demikian, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kontroversi potongan podcast tersebut. Dalam media sosial TikTok, Rahayu memang sempat kena sorotan kritik karena menyarankan anak muda untuk tidak bergantung dari lapangan pekerjaan pemerintah.

"Kalau kreatif jadi pengusaha, dari pada ngomel," ujar Rahayu pada podcast tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.