Presiden Prabowo: Gencatan Senjata di Gaza Berjalan, Awal Baik Menuju Perdamaian

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang digelar di Sharm El-Sheikh, Mesir.
Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin dunia menyepakati sejumlah langkah awal menuju perdamaian permanen antara Israel dan Palestina, termasuk pelaksanaan gencatan senjata yang kini mulai berjalan.
“Di forum itu, banyak tokoh dari berbagai negara hadir dan menyaksikan penandatanganan pokok-pokok kesepakatan terkait rencana gencatan senjata yang nantinya mengarah kepada perdamaian menyeluruh,” ujar Presiden Prabowo setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025).
Presiden menegaskan, kehadiran Indonesia dalam KTT tersebut merupakan bentuk komitmen kuat terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina serta dukungan terhadap proses perdamaian yang berkeadilan di kawasan Timur Tengah.
“Yang terpenting, gencatan senjata sudah berjalan. Selanjutnya, pasukan Israel akan mulai ditarik secara bertahap, dan sejumlah sandera juga telah dibebaskan. Masih ada beberapa yang belum ditemukan, termasuk korban yang jenazahnya belum diketemukan,” tutur Prabowo.
Sebagai negara yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina, Indonesia selama ini telah berperan aktif dalam berbagai misi kemanusiaan, termasuk pengiriman bantuan pangan dan logistik bagi warga terdampak konflik.
Baca Juga: 2026 Jadi Titik Awal Menuju Pemilu 2029, BSNPG Siapkan Langkah Strategis
“Indonesia sudah beberapa kali mengirim bantuan, termasuk kapal dan pesawat Hercules yang menyalurkan ribuan ton beras untuk masyarakat di Gaza,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia siap memberikan kontribusi lebih besar dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan.
“Mereka menanyakan kesiapan Indonesia, dan saya sampaikan bahwa kami siap. Jika diminta oleh PBB untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian, Indonesia siap berpartisipasi,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










