UGM Luruskan Polemik Foto Ijazah Jokowi: Yang Dilarang Hanya Kacamata Hitam

AKURAT.CO Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia, memberikan klarifikasi rinci terkait isu foto ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menggunakan kacamata. Dia menegaskan bahwa aturan pada masa itu tidak melarang penggunaan kacamata biasa.
"Terkait foto ijazah Joko Widodo berkacamata, kami tegaskan bahwa di masa itu yang dilarang adalah foto diri dengan kacamata hitam," kata Ova dalam keterangannya melalui akun YouTube @ugm.yogyakarta, dikutip Sabtu (29/11/2025).
Dia menjelaskan bahwa arsip kampus juga menunjukkan banyak ijazah lain dari periode tersebut yang memakai foto berkacamata.
Baca Juga: Rektor UGM Beberkan Fakta Soal Ijazah Jokowi, dari Sarjana Muda hingga Foto Berkacamata
Selain persoalan foto, Ova menegaskan bahwa Jokowi lulus sebagai sarjana pada 23 Oktober 1985 dengan memenuhi seluruh persyaratan akademik. Skripsinya dibimbing oleh Ahmad Sumitro, yang namanya sah ditulis dalam dua ejaan, Suemitro atau Sumitro.
"Joko Widodo menyelesaikan pendidikan sarjananya dan menyusun skripsi di bawah bimbingan Bapak Ahmad Sumitro," ujarnya.
UGM juga memastikan bahwa ijazah asli telah diterima Jokowi sesuai ketentuan, dan keputusan untuk memperlihatkannya atau tidak menjadi hak pribadi yang bersangkutan.
"Joko Widodo telah menerima ijazah asli sesuai ketentuan. Sejak itu, segala hal yang terkait ijazah tersebut merupakan tanggung jawab yang bersangkutan," kata Ova.
Dia menegaskan, klarifikasi ini dibuat bukan untuk membela pihak tertentu, melainkan untuk memastikan informasi publik tetap berbasis fakta. "Tidak untuk membela satu pihak pun secara tidak proporsional," tuturnya.
Baca Juga: Aliansi Masyarakat Peduli MK Desak Polisi Periksa Arsul Sani Terkait Dugaan Ijazah Palsu
Sebelumnya, Jokowi mengatakan kacamata yang dikenakannya di ijazah karena matanya minus. Namun, kacamata yang dikenakannya semasa kuliah pecah dan keluarganya tak mampu membeli lagi.
"Kacamata saya pecah, tidak mampu beli lagi dulu," ujar Jokowi kepada wartawan di rumahnya, Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/4/2025).
Mantan presiden itu juga mengatakan bahwa kedua anak laki-lakinya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep sebenarnya juga menggunakan kacamata. Namun, mereka kemudian melakukan operasi lasik sehingga tak lagi harus menggunakan alat bantu tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









