Akurat Logo

Video Amien Rais di-Takedown, Upaya Komdigi Jaga Ruang Digital Tetap Kondusif

Putri Dinda Permata Sari | 4 Mei 2026, 17:28 WIB
Video Amien Rais di-Takedown, Upaya Komdigi Jaga Ruang Digital Tetap Kondusif
Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono.

AKURAT.CO Komisi I DPR menilai langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam menghapus konten video yang memuat tudingan terhadap pejabat negara, merupakan bagian dari upaya menjaga ruang digital tetap kondusif.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, merespons polemik video yang beredar di YouTube yang memuat pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, terkait dugaan penyimpangan seksual Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

"Komisi I DPR RI memandang bahwa langkah Komdigi dalam melakukan takedown terhadap konten yang dinilai bermuatan tudingan serius terhadap pejabat negara, merupakan bagian dari upaya menjaga ruang digital tetap sehat, tertib, dan tidak menimbulkan kegaduhan yang berpotensi merusak kepercayaan publik," ujar Dave saat dihubungi Akurat.co, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Cegah Spekulasi, Amien Rais Perlu Klarifikasi Soal Isu Skandal Moral

Sebagai mitra kerja pemerintah, DPR menekankan bahwa setiap kebijakan penertiban konten harus tetap berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta menghormati hukum yang berlaku.

Dia menegaskan bahwa kebebasan berekspresi memang dijamin konstitusi, namun tetap memiliki batasan agar tidak melanggar hak pihak lain atau memicu penyebaran fitnah di ruang publik.

"Kami memahami bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional yang dijamin, namun kebebasan tersebut juga memiliki batasan agar tidak melanggar hak orang lain atau menimbulkan fitnah," tuturnya.

Dave pun menilai, penanganan konten digital harus ditempatkan dalam kerangka menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan tanggung jawab hukum, agar ekosistem digital tetap sehat.

"Dengan sinergi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat, ruang digital Indonesia dapat terus berkembang sebagai wadah demokrasi yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab," pungkasnya.

Baca Juga: Hillary Sebut Kritik Amien Rais soal Seskab Teddy Lampaui Batas

Sebelumnya, Komdigi merespons keras video yang diunggah Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, karena dinilai mengandung narasi fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal terhadap Presiden RI serta lingkaran terdekatnya.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pemerintah siap mengambil langkah tegas menyusul kegaduhan yang ditimbulkan di ruang publik.

"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian," ujar Meutya dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.