Riset: Dukung Palestina, Negara OKI Bisa Setop Impor Dari 5 Negara Pendukung Israel

AKURAT.CO 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bisa berhenti mengimpor dari 5 negara pengekspor produk halal terbesar di dunia yang pro Israel sebagai dukungan nyata ke Palestina, berdasarkan riset DinarStandard.
Sebagai organisasi terbesar kedua di dunia setelah UN, 57 negara OKI pada tahun 2022 masih mengimpor sekitar USD77,3 miliar produk halal dari 5 negara pro Israel (mendukung secara militer, perdagangan dan politik) yakni India, AS, Perancis, Jerman dan Inggris.
Tercatat, impor produk halal dari kelima negara tersebut yakni India sebesar USD26,4 miliar, AS sebesar USD20,8 miliar, Perancis sebesar USD15 miliar, Jerman sebesar USD10,7 miliar dan Inggris sebesar USD4,4 miliar.
"Sekitar 76 persen dari jumlah tersebut bisa diperoleh dari negara lain. Namun dibutuhkan respons strategis mulai dari level pemerintah yang harus mengenakan sanksi ekonomi secara terkordinasi dan dilakukan secara multilateral, lalu asosiasi industri juga bisa mengambil sikap," tulis riset tersebut dikutip dari SalaamGateway, Minggu (26/11/2023).
Ditambahkan, konsumen muslim yang mencapai 2 miliar secara global mewakili seperempat dari total konsumen global, dengan konsumsi tahunan mencapai USD2,1 triliun.
Tentunya konsumen muslim bisa dengan mudah mendikte pasar produk halal dari 5 negara pro Israel tersebut jika dilakukan secara terkordinasi, menurut riset.
Sejarah sudah membuktikannya. Tahun 2014 misalnya, FDI atau investasi asing langsung ke Israel anjlok 50% menurut catatan UNCTAD. Salah satu penyebabnya adalah boikot terhadap Israel saat itu.
Kemudian, pada September 2005, semua supermarket di negara Teluk memboikot produk dari Denmark usai salah satu koran di negara tersebut mempublikasi karikatur nabi Muhammad. Imbasnya, selama semseter I-2006 ekspor Denmark ke negara Teluk atau Timur Tengah turun 50% dan merugikan Denmark hingga USD170 juta.
Di sisi lain, kondisi ini juga menciptakan peluang baru bagi merek halal di berbagai negara OKI untuk menggenjot bisnis mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









