Banyak Merek Fast Food Diduga Pro Israel Terimbas Boikot, Richeese: Kita Aman

AKURAT.CO Gerakan boikot terhadap produk yang diduga terafiliasi dengan Israel, yang mulai mengemuka sejak meletusnya konflik Israel-Palestina pada awal Oktober 2023, telah menimbulkan dampak yang signifikan pada industri makanan.
Publik telah mengidentifikasi merek-merek yang diduga terkait dengan Israel dengan mengacu pada gerakan Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS), yang telah ada sejak tahun 2005.
PR Digital Marketing Richeese Factory, Jaka Sebastian mengatakan meskipun mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, yang mana mayoritas dari mereka mendukung gerakan boikot, perusahaan tersebut relatif tidak terkena dampak besar dari boikot tersebut.
Baca Juga: Gebrak Pasar, Richeese Factory Luncurkan 3 Menu Ayam Terbaru
Namun demikian, mereka tetap memantau situasi dengan cermat.
"Kami (Richesee Factory), mengikuti perkembangan-perkembangan Israel yang banyak menyebabkan boikot produk besar besaran terutama di Indonesia. Dimana, didominasi mayoritas Islam tetapi kita bersyukur meskipun dengan kejadian itu Richeese Factory tidak terlalu terkena dampak dan bisa dibilang stabil," Kata Jaka saat media gathering di Richesee Factory, Jakarta, Senin (26/2/2024).
Selain, itu ia juga melihat situasi gerak boikot tersebut sangat berdampak kepada bisnis fast food lainnya seperti Pizza HUT, KFC, dan lainnya.
"Kita melihat banyak sekali yang terkena boikot di Indonesia," ucapnya.
Dampak boikot ini menyoroti kompleksitas hubungan antara politik dan bisnis, di mana merek-merek makanan harus menghadapi tekanan dari konsumen yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu politik global.
Hal ini juga menunjukkan pentingnya untuk merefleksikan nilai-nilai dan prinsip-prinsip bisnis dalam menghadapi tantangan yang muncul dari situasi geopolitik yang kompleks.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







