Harga Emas Global Bakal Tembus USD2.370 per Troyounce Karena Ini

AKURAT.CO Emas global tembus level tertinggi baru atau All Time High/ ATH di USD2.350 per troyounce Senin siang, 8 April 2024 dan ditaksir bakal terus menembus level USD2.370 per troyounce.
Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan hal tersebut masih disebabkan oleh tensi gejolak geopolitik di Timur Tengah dan Uni Eropa.
"Ukraina akan melakukan penyerangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir di Zaporizhzhia. Ini akan menimbulkan kekhawatiran karena pembangkit tersebut menggunakan bahan bakar nuklir," ucapnya kepada awak media, Senin (8/4/2024).
Baca Juga: Harga Emas Global Tembus USD2.256 per Troyounce Seiring Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Lebih lanjut, Ibrahim menyebutkan ada kekhawatiran jika salah satu reaktor nuklir terbesar di Eropa tersebut benar-benar diserang maka akan terjadi musibah massal yang sangat luar biasa.
Penyebab lain meroketnya harga emas yakni tensi geopolitik di Timur Tengah yang mana kemungkinan besar perang Israel-Hamas akan melibatkan negara sekutu sehingga mengerucut menjadi perang yang cukup dahsyat. Hal ini membuat para investor kembali melakukan pembelian terhadap aset emas.
Di sisi lain, secara fundamental murni usai data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat lalu yang cukup bagus, The Fed kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga secepatnya di Juni 2024.
Artinya, The Fed meski ada informasi yang menghambat penurunan suku bunga, kemungkinan besar usai melihat data ketenagakerjaan AS yang di luar dugaan melonjak tinggi tersebut dan mengindikasikan perekonomian As sudah cukup membaik akan menilai saat ini waktu yang cukup tepat untuk menurunkan suku bunga.
"Wajar kalau harga emas kembali mengalami penguatan di level tertingginya di April dan ada kemungkinan besar setelah ada koreksi bisa saja ketegangan Timur Tengah terus memanas apalagi Israel sudah kembali fokus terhadap kota Rafah dimana pasukan yang ada di wilayah Hamas ditarik untuk menguasai Rafah, ini akan membuat harga emas secara teknikal akan menembus USD2.370 per troyounce," paparnya.
Menurut Ibrahim, tren kenaikan harga emas global masih cukup tinggi beberapa waktu ke depan sampai memang benar-benar ada genjatan senjata di Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







