Youth Co:Lab National Springboard Amplifier 2024 Turunkan Kesenjangan Kualitas Pendamping Usaha Sosial di Indonesia

AKURAT.CO Indonesia - United Nations Development Programme dan Citi Foundation di bawah inisiatif Youth Co:Lab di Indonesia menggelar Youth Co:Lab National Springboard Amplifier 2024.
Program ini merupakan peningkatan kapasitas bagi Entrepreneurship Support Organizations (ESOs) atau penggerak kewirausahaan dan UMKM di tingkat provinsi/kabupaten. Program ini merupakan yang pertama kalinya diterapkan di tingkat nasional, setelah sebelumnya berada di tingkat Asia Pasifik.
Program ini telah berlangsung dari 29 April hingga 6 Mei 2024, dengan melibatkan 50 tim peserta yang masing-masing diwakili oleh 2 orang. Peserta ini terdiri dari 62 perempuan dan 38 laki-laki. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas ESOs dalam memberikan layanan dukungan yang lebih baik kepada pengusaha sosial dan UMKM di daerah mereka.
Menurut Director, Country Head of Public Affairs, Citi Indonesia, Puni Ayu Anjungsari, rangkaian kegiatan ini meliputi 7 workshop, 2 brownbag, pitching, dan matchmaking yang dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menghadapi tantangan kewirausahaan di daerah mereka masing-masing. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membangun jaringan yang lebih kuat antara ESOs di Indonesia, sehingga dapat menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Untuk memperkuat potensi kewirausahan kaum muda agar bisa memahami kemampuan dan juga hambatan yang mereka hadapi, serta memastikan semua generasi muda di Indonesia mendapatkan kualitas pelatihan dan juga dukungan yang sama untuk kegiatan kewirausahaan mereka.Inisiatif ini menyediakan beragam pelatihan bagi organisasi pendukung kewirausahaan lokal untuk membantu meningkatkan kapasitas bisnis para wirausahawan muda di daerah masing-masing," ujar Puni dikutip Jumat (21/6/2024).
Baca Juga: KemenkopUKM Genjot Kewirausahaan Lewat Entredev 2024
Perwakilan UNDP, Greget Kalla Buana, menambahkan bahwa pada 6 Mei 2024 lalu telah terlaksana acara puncak Matchmaking & Graduation Youth Co:Lab National Springboard Amplifier 2024, yang menandai kelulusan peserta yang mengikuti program ini hingga akhir.
"Mengukur dampak dari apa yang kita sebarkan atau perkuat adalah hal yang sangat penting. Dampak ini berbeda dengan jangkauan atau outreach. Jika outreach hanya melihat seberapa luas informasi atau kegiatan kita tersebar, dampak lebih fokus pada perubahan nyata yang terjadi akibat tindakan kita. Dengan demikian, memahami dan mengukur dampak membantu kita menilai efektivitas program atau kegiatan, serta memberikan wawasan untuk perbaikan di masa mendatang," ucap Greget.
Senada, Founder and CEO Manibobi-Preneurs, Febriani Ronsumbre, yang merupakan salah satu peserta top 5, menyatakan YCL National Springboard Amplifier 2024 adalah program yang sangat berkesan dan bermanfaat bagi mereka. Sebagai ESO di Papua yang sangat jarang mendapat kesempatan peningkatan kapasitas dengan materi yg sangat lengkap.
"Di YCL kami mendapat kesempatan berkenalan dengan berbagai ESO dari seluruh Indonesia juga belajar dari mentor-mentor berpengalman mulai dari 7 sesi workshop terkait Building a Thriving Team sampai dengan Scaling Impact of Incubators hingga 2 sesi Brown Bag serta sesi matchmaking yang mempertemukan kami dengan mitra-mitra potensial. Kami yakin semua paket kegiatan YCL 2024 menjadi bekal untuk Manibobi-Preneurs dan rekan ESO lainnya agar lebih bermanfaat kedepannya dalam mendukung ekosistem UMKM dan kewirausahaan sosial di Indonesia," papar Febriani.
Dalam acara tersebut, juga diumumkan lima peserta terbaik yang terpilih, yakni sebagai berikut.
- Kewirausahaan Sosial Gitarja Bhumi
- Makadaya Impact Centre
- Manibobi-Preneurs
- PT. Famili Agrowisata Mahakarya (FAM Rural)
- PT. Insan Cipta Kearifan (Teh Riri)
Dengan berakhirnya Youth Co:Lab National Springboard Amplifier 2024, diharapkan para peserta dapat membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama program untuk diterapkan dalam usaha binaan mereka masing-masing. Kesuksesan acara ini menunjukkan komitmen kuat dari UNDP, Citi Foundation, dan seluruh mitra dalam mendukung pengembangan kewirausahaan sosial dan UMKM di Indonesia.
Para peserta top 5 nantinya juga akan menyelenggarakan Youth Co:Lab Bootcamp di daerahnya masing-masing untuk menyebarluaskan dan pengetahuan dan pengimplementasian modul dan tools Youth Co:Lab yang bermanfaat bagi usaha sosial dan UMKM di Indonesia.
Untuk menurunkan kesenjangan kualitas antara pendamping social enterprise dan UMKM, diperlukan penguatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan dan mentorship, serta kolaborasi multi-sektor yang mendorong kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan organisasi non-profit. Kolaborasi dan semangat yang terus dijaga akan menghasilkan inisiatif yang memberdayakan generasi muda dalam membangun usaha sosial berdampak positif dan berkelanjutan, menciptakan masa depan yang cerah bagi ekonomi dan masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










