AKURAT.CO PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dilaporkan kembali menutup sejumlah gerainya di beberapa lokasi. Menanggapi kabar ini, Matahari menjelaskan bahwa perusahaan sedang melakukan langkah optimalisasi portofolio yang mengharuskan penutupan beberapa gerai yang kurang berperforma.
Meskipun tidak menyebutkan secara rinci gerai mana saja yang sudah atau akan ditutup, perusahaan menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang. Matahari juga terus membuka gerai baru di lokasi yang lebih strategis untuk meningkatkan tingkat kunjungan konsumen.
"Matahari sedang melakukan optimalisasi strategis terhadap portofolio gerainya. Ini melibatkan penutupan beberapa gerai yang tidak berkinerja baik dan pembukaan gerai baru di area dengan tingkat kunjungan konsumen yang tinggi," jelas manajemen perusahaan dalam pernyataan resminya, dikutip Sabtu (6/7/2024).
Baca Juga: Naik Tipis, Matahari (LPPF) Bukukan Penjualan Kuartal III-2023 Sebesar Rp9,6 T
Keputusan untuk menutup dan membuka gerai baru ini diambil setelah melalui proses evaluasi menyeluruh yang sesuai dengan strategi bisnis jangka panjang perusahaan. "Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi menyeluruh, sejalan dengan strategi bisnis jangka panjang kami dan praktik operasional standar," tambah perusahaan.
Sejak awal tahun ini, Matahari telah membuka sembilan gerai baru di berbagai lokasi strategis, termasuk yang terbaru di AEON Deltamas pada Maret 2024.
"Matahari terus berfokus pada rebranding dan modernisasi gerai-gerai utamanya, melanjutkan pembukaan sembilan gerai pada tahun lalu dengan beberapa pembukaan gerai baru yang direncanakan untuk tahun 2024, termasuk penambahan gerai terkini di AEON Deltamas pada Maret 2024," jelas perusahaan.
Matahari menegaskan bahwa pemilihan lokasi berkualitas tinggi adalah prioritas utama untuk memastikan pengalaman ritel terbaik bagi pelanggan. "Kami akan tetap mengutamakan pemilihan lokasi berkualitas tinggi dari pipeline kami untuk memastikan pengalaman ritel terbaik bagi para pelanggan kami," tambah perusahaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










