Kunjungan Wisman Naik 21,02 Persen Selama Semester I-2024
Demi Ermansyah | 1 Agustus 2024, 17:51 WIB

AKURAT.CO Destinasi wisata Indonesia nampaknya menjadi primadona tersendiri bagi para wisatawan mancanegara dimana setiap tahunnya selalu mengalami tren peningkatan, hal tersebut sesuai dengan laporan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Di mana BPS melaporkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada semester pertama 2024 mencapai 6.413.201 kunjungan, hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia A, Widyasanti.
Dirinya menjelaskan bahwa tren peningkatan tersebut naik sebanyak 21,02% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya tercatat sejumlah 5.299.465 kunjungan. "Jumlah kunjungan wisman pada semester pertama 2024 ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2020," paparnya pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta. Kamis (1/8/2024).
Sedangkan, tambahnya, jumlah wisman yang masuk melalui pintu masuk utama mencapai 997.258 kunjungan, sementara yang masuk melalui pintu perbatasan sebanyak 171.737 kunjungan. Jika diakumulasikan secara total, jumlah kunjungan wisman pada Juni 2024 mencapai 1.168.988 kunjungan, naik 2,05% secara bulanan dan naik 9,99% secara tahunan.
"Tingkat kunjungan wisman terus meningkat dari waktu ke waktu dan semakin mendekati level sebelum pandemi di tahun 2019," kata Amalia.
Kemudian jika dilihat dari Klasifikasi negara, kunjungan terbanyak berasal dari Malaysia (16,1%), Singapura (13,4%), dan Australia (12,3%). Namun, kunjungan dari Malaysia mengalami penurunan sebesar 5,86% secara bulanan, meskipun secara tahunan meningkat sebesar 11,60%.
"Kebanyakan wisman asal Malaysia masuk melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang; Singapura melalui Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau; dan Australia melalui Bandara Ngurah Rai, Bali," tegasnya.
Sementara itu, jumlah orang Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri atau wisatawan nasional (wisnas) tercatat sebanyak 900.062 perjalanan. Angka ini naik 43,63 persen dibandingkan dengan Mei dan meningkat 77,09 persen dibandingkan Juni 2023.
"Periode libur sekolah dan cuti Idul Adha turut mendorong perjalanan wisnas pada Juni 2024," kata Amalia.
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnas pada semester pertama 2024 mencapai 4.469.267 perjalanan, meningkat 25,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, jumlah ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama sebelum pandemi.
Negara tujuan utama yang paling banyak dikunjungi oleh wisnas adalah Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura. "Kunjungan wisman ke Arab Saudi ini didorong utamanya oleh perjalanan jamaah haji," jelas Amalia.
"Tingkat kunjungan wisman terus meningkat dari waktu ke waktu dan semakin mendekati level sebelum pandemi di tahun 2019," kata Amalia.
Kemudian jika dilihat dari Klasifikasi negara, kunjungan terbanyak berasal dari Malaysia (16,1%), Singapura (13,4%), dan Australia (12,3%). Namun, kunjungan dari Malaysia mengalami penurunan sebesar 5,86% secara bulanan, meskipun secara tahunan meningkat sebesar 11,60%.
"Kebanyakan wisman asal Malaysia masuk melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang; Singapura melalui Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau; dan Australia melalui Bandara Ngurah Rai, Bali," tegasnya.
Sementara itu, jumlah orang Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri atau wisatawan nasional (wisnas) tercatat sebanyak 900.062 perjalanan. Angka ini naik 43,63 persen dibandingkan dengan Mei dan meningkat 77,09 persen dibandingkan Juni 2023.
"Periode libur sekolah dan cuti Idul Adha turut mendorong perjalanan wisnas pada Juni 2024," kata Amalia.
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnas pada semester pertama 2024 mencapai 4.469.267 perjalanan, meningkat 25,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, jumlah ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama sebelum pandemi.
Negara tujuan utama yang paling banyak dikunjungi oleh wisnas adalah Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura. "Kunjungan wisman ke Arab Saudi ini didorong utamanya oleh perjalanan jamaah haji," jelas Amalia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









