Dorong Industri Beauty and Wellness RI, BPOM Siap Gelar Wellfest 2025

AKURAT.CO Mengawali bulan kemerdekaan Republik Indonesia, pekan lalu Indonesia Wellness Festival (Wellfest) 2024 sukses digelar dengan berbagai dampak positif sebagai penggerak ekosistem Beauty dan Wellness di tanah air, termasuk mendukung pelaku usaha dan meningkatkan literasi masyarakat terkait pentingnya wellness serta pengenalan produk pendukungnya.
Menurut Plt. Kepala BPOM, Rizka Andalusia, Wellfest menjadi pembuka yang diharapkan jadi kegiatan rutin tahunan yang dapat direplikasi di daerah dalam bentuk serupa. "Di mana kita memberikan edukasi, pemahaman, dan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya wellness dan pengenalan produk pendukungnya yang aman, bermanfaat, dan bermutu," ujar Rizka saat membuka Appreciation Day Wellfest 2024, di Aula BPOM, Senin (12/8/2024).
Ia menjelaskan, upaya edukasi ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengutamakan unsur promotif preventif, yang intinya meningkatkan aktivitas membuat kesehatan jadi lebih baik secara menyeluruh, bukan hanya mengobati dan menyembuhkan.
Baca Juga: Dukung UMKM, BPOM Gelar Appreciation Day Wellfest 2024 dan Edukasi Soal Izin Edar Obat
"Selain ingin membuat masyarakat sehat, di satu sisi kita juga ingin membuat industri kita sehat dengan melakukan berbagai kegiatan business matching baik antara produsen dengan konsumen, maupun buyer ekspor dengan industri yang menghasilan bahan baku," lanjut Rizka seraya memaparkan kesuksesan Wellfest 2024 dalam memfasilitasi kolaborasi para pelaku usaha agar semakin berdaya saing baik di pasar lokal maupun global.
Rizka juga menyampaikan apresiasi bagi setiap pihak yang telah mendukung terselenggaranya Wellfest 2024: Natural, Beauty, and Wellness pada 2-4 Agustus 2024 lalu. Sebagai informasi, Wellfest 2024 melibatkan 67 pelaku usaha yang mengisi 80 booth dan hampir 350 ribu pengunjung yang antusias. Welfest mengelar beragam talkshow dan workshop edukatif yang bermanfaat bagi para pelaku usaha dan masyarakat.
Sementara melalui BPOM Help Desk di Wellfest 2024, BPOM mengeluarkan sejumlah surat Keputusan Registrasi, Izin Edar, dan Notifikasi; serta Pendampingan bagi 44 UMKM. Sejumlah kerja sama yang bersifat pentahelix juga telah ditandatangani secara resmi dalam event tersebut.
Pada kesempatan sama, Chief Executive Officer (CEO) Chemistry, Fauzy Harmoko, selaku inisiator dan penyelenggara Wellfest 2024 menyampaikan bahwa dari sisi dampak ekonomi, selain nilai transaksi yang dirasakan langsung melalui pemasaran produk dan layanan, Wellfest 2024 juga menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 500 tenaga kerja kreatif sepanjang penyelenggaraan kegiatan.
Ia pun menggarisbawahi, bahwa Wellfest merupakan wujud kerja sama berbagai stakeholder, terutama dukungan Pemerintah dan BPOM selaku regulator, para pelaku usaha, komunitas, pemberi edukasi, pengisi acara, media, serta Key Opinion Leader yang turut mengoptimalkan dampak positif Wellfest 2024.
"Chemistry menghadirkan Welfest untuk menjadi hub bertemunya semua kepentingan, untuk sharing role dan responsibilities, lahir dari kolaborasi banyak pihak," ujarnya.
Ia berharap, Wellfest 2025 akan memberikan imbas positif yang lebih besar. "Dengan dukungan semua pihak, semoga Wellfest 2025 dapat memiliki lingkup lebih luas, memfasilitasi konektivitas lebih dalam, juga merangkul cluster yang lebih beragam agar manfaatnya pun lebih besar. Wellfest 2025 lebih lengkap, lebih seru," tukas Fauzy Harmoko.
Capaian Wellfest 2024
Sementara itu, gelaran Wellfest 2024 tercatat memberikan sejumlah kontribusi positif, sebagaimana uraian berikut.
1. Dampak Ekonomi
Wellfest 2024 melibatkan tenant berlatar belakang industri Kosmetik, Kesehatan (Obat Bahan Alam dan Suplemen Kesehatan), Wellness Lifestyle (wellness center/ klinik spa/ asosiasi dokter pengobat herbal), wisata kebugaran atau wellness tourism, UMKM binaan BPOM, Kementerian/Lembaga/BUMN, dan Asosiasi Pelaku Usaha. Total nilai ekonomi dirasakan langsung oleh para pelaku usaha selama 3 hari penyelenggaraan mencapai ratusan juta rupiah.
2. Program Dukungan UMKM dan Pengesahan Kolaborasi
Pada pembukaan Wellfest 2024, dilakukan peluncurkan Program Orang Tua Angkat UMKM Kosmetik, UMKM Meet Market, serta Modul Langkah Awal Memulai Usaha Obat Bahan Alam dan Kosmetik. Juga pelaksanaan Penandatangan Komitmen Orang Tua Angkat UMKM Obat Bahan Alam dan Kosmetik.
Selain itu, BPOM mengesahkan berbagai perjanjian kerja sama berikut.
- Nota Kesepahaman antara BPOM dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha di Bidang Obat dan Makanan
- Perjanjian Kerja Sama antara BPOM dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tentang Pemberdayaan Pelaku Usaha Obat Bahan Alam dan Kosmetik dalam rangka Program UMKM Meet Market
- Perjanjian Kerja sama antara BPOM dengan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) tentang Pemberdayaan Pelaku Usaha Obat Bahan Alam dan Kosmetik
3. BPOM Help Desk
- Menerbitkan Surat Keputusan Registrasi untuk 24 produk
- Menerbitkan Izin Edar bagi 19 produk
- Menerbitkan Notifikasi untuk 18 produk kosmetik
- Mendampingi 44 UMKM/calon start up, meliputi pendampingan perluasan sarana serta pengembangan produk Obat Bahan Alam dan Kosmetik.
4. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) BPOM
Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang menjadi salah satu strategi Badan POM dalam pengawasan Obat dan Makanan dalam event Wellfest 2024 meliputi talkshow berikut.
- Talkshow 1: Produk Natural Indonesia dari Lokal untuk Dunia
- Talkshow 2: Branding Produk Kuat dengan Iklan Memikat
- Talkshow 3: Skincare Beretiket Biru, Bukan Untuk Semua
- Talkshow 4: Kenali Ketentuan Pemasukan Produk Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik dari Luar Negeri: Traveling Nyaman, Oleh-Oleh Aman.
5. Business Matching
Wellfest 2024 juga berhasil mempertemukan Japan External Trade Organization (JETR) Indonesia dengan 5 UMKM untuk berproses lebih lanjut dalam akses pasar di Jepang. Selain itu, event ini juga berkaitan dengan agenda Kemenparekraf dalam kegiatan 2nd Indonesia Health Tourism Exchange Forum (IHTEF) melibatkan 4 industri farmasi di Kedeputian 2 yang bernegosiasi dengan 40 buyers di industri wellness tourism atau wisata kebugaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










