Akurat
Pemprov Sumsel

Tegas Soal Penghentian Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Kita Bangsa Berdaulat

Demi Ermansyah | 16 Agustus 2024, 12:48 WIB
Tegas Soal Penghentian Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Kita Bangsa Berdaulat

AKURAT.CO Kritikan dari negara-negara besar mengenai ekspor bahan mentah hanya akan menjadi angin lalu bagi Indonesia. Sebab negara Indonesia bukanlah negara yang bisa didikte oleh bangsa ataupun negara lainnya.

Hal ini diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengambil langkah besar untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah dengan tidak lagi melakukan ekspor bahan mentah khusunya di sektor tambang hingga komoditas prioritas.

"Kita telah mengambil langkah besar untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah dengan tidak lagi mengekspor bahan mentah, tetapi mengolahnya dulu di dalam negeri," ucap Presiden Jokowi dalam Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-79 RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Baca Juga: RI Bakal Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi Tegaskan Tidak Takut Digugat Uni Eropa

Sebab, lanjutnya, meskipun negara lain menggugat atas kebijakan tersebut Jokoei menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara berdaulat yang tidak bisa didikte oleh siapapun. "Walau banyak negara lain menggugat, menentang, bahkan berusaha menggagalkan, tetapi kita sebagai bangsa yang berdaulat, sebagai bangsa yang besar, kita tidak goyah, bahkan terus maju melangkah," ujar Presiden.

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan bahwa pelarangan ekspor bahan mentah baik nikel, bauksit, dan tembaga yang akan dilanjutkan dengan timah, serta sektor potensial lainnya seperti perkebunan, pertanian, dan kelautan harus dikelola oleh negara terlebih dahulu baru di ekspor.

"Alhamdulillah, sampai saat ini telah terbangun smelter dan industri pengolahan untuk nikel, bauksit, dan tembaga yang membuka lebih dari 200 ribu lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara Rp158 triliun selama 8 tahun ini," ucap Presiden.

Sebagai informasi, sidang Tahunan 2024 digelar dengan tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju" yang terdiri dari Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, dan Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025.

Dalam Sidang Tahunan MPR RI-Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara, dan sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-79 RI.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.