AKURAT.CO Direktur Ikan Air Tawar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ujang Komarudin Asdani Kartamiharja, menyatakan bahwa permintaan pasar terhadap ikan nila atau tilapia sangat tinggi, mulai dari masyarakat umum hingga hotel berbintang.
"Ikan nila termasuk salah satu dari lima komoditas unggulan nasional selain udang, rumput laut, lobster, dan kepiting," ujar Ujang dalam diskusi 'Indonesia Tilapia Blue Food' yang digelar di Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Untuk mendukung pengembangan ikan nila, Ujang menjelaskan bahwa KKP telah menerapkan program percontohan di wilayah Pantai Utara Karawang, Jawa Barat, dengan memanfaatkan lahan seluas 80 hektar menggunakan teknologi modern.
Ia menambahkan, pemerintah juga fokus revitalisasi tambak ikan nila di Pantai Utara Pulau Jawa, yang saat ini masih kurang optimal. "Target kami, pada tahun 2025 akan merevitalisasi 13 ribu hektare tambak, disusul 45 ribu hektare pada 2026, dan 78 ribu hektare pada 2027," jelas Ujang.
Selain itu, KKP juga melakukan pemetaan di 27 kabupaten/kota sebagai bagian dari rencana revitalisasi budidaya ikan nila. Sejak 2021, pemerintah telah meluncurkan program kampung perikanan budidaya yang melibatkan 210 lokasi di seluruh Indonesia.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 lokasi atau sekitar 20% merupakan kampung budidaya ikan nila," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










