Kementerian ESDM Ungkap Alasan Freeport Tak Kunjung Diberi Izin Ekspor Konsentrat
Camelia Rosa | 8 Februari 2025, 14:04 WIB

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan alasan mengapa hingga kini belum mengeluarkan izin ekspor konsentrat tembaga bagi PT Freeport Indonesia.
Perlu diketahui, izin ekspor konsentrat tembaga diketahui telah berakhir pada 31 Desember 2024 yang lalu.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno menyebutkan hal itu lantaran diperlukan pemicu atau alasan untuk diberikan izin ekspor. Adapun alasan yang dimaksud merupakan alasan kondisi kahar atau force majeure.
"Sebetulnya ekspor itu kan sudah dilarang. Nah harus ada kondisi tertentu yang menyebabkan larangan itu dibuka. Nah misalnya kondisi kahar, misalnya. Nah kondisi kahar itu siapa yang menyebabkan kondisi? Itu kan mesti ada statement seperti itu. Nah nanti kalau misalnya ada statement seperti itu ya sudah kita iniin," jelas Tri ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu (8/2/2025).
Oleh sebab itu, Tri menegaskan pihaknya belum memberikan izin ekspor kepada PTFI jika tidak disertai dengan alasan yang kuat. "Belum kasih izin," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas meminta pemerintah untuk memberikan izin ekspor lantaran adanya musibah kebakaran yang terjadi pada smelter PTFI di Gresik. Meski demikian Tri bilang pihaknya masih harus melakukan investigasi mendalam terkait kejadian tersebut.
"Maksudnya kebakaran. Kebakaran itu disengaja atau tidak," lanjut Tri.
Dirinya mengaku Kementerian ESDM juga telah menurunkan tim investigasi sehingga proses penyelidikan masih berlangsung. Ia menduga, kebakaran tersebut disebabkan oleh kondisi kelistrikan di smelter Freeport.
"Kayak semacam itulah, aliran listrik. Apa sih aliran listrik? Ya, gitu-gitulah. Saya enggak tahu istilahnya," tandas Tri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









