Donald Trump Berlakukan Tarif Baru 25 Persen untuk Impor Baja dan Aluminium

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump siap menerapkan kebijakan perdagangan baru yang mengejutkan dunia internasional.
Trump mengumumkan bahwa AS akan memberlakukan tarif baru sebesar 25 Persen untuk semua impor baja dan aluminium.
Baca Juga: Tim Elon Musk Temukan Ketidakberesan di Departemen Keuangan AS, Trump Beri Tanggapan
Kebijakan Baru untuk Perdagangan AS
Tarif ini akan ditambahkan di atas tarif logam yang sudah ada, sebagai bagian dari kebijakan perdagangan yang lebih luas.
Mengutip Reuters, Trump menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya merombak kebijakan perdagangan AS.
Meski sebelumnya AS sudah mengenakan tarif pada baja dan aluminium, kebijakan terbaru ini semakin memperkuat posisi AS dalam perdagangan internasional.
Baca Juga: U.S.A.I.D Terancam Dibubarkan, Mengapa Trump dan Musk Ingin Menutupnya?
Tarif Timbal Balik untuk Keadilan Perdagangan
Sebelumnya, Trump juga mengungkapkan rencana untuk menerapkan tarif timbal balik.
Kebijakan ini bertujuan untuk menyesuaikan tarif AS dengan tarif yang diterapkan oleh negara mitra dagang, sehingga AS dapat diperlakukan secara setara dengan negara lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






