AKURAT.CO Di tengah tren deflasi dan penurunan daya beli masyarakat, strategi diskon dan promo di sektor ritel termasuk Promo JSM Alfamart menjadi salah satu solusi untuk meringankan beban konsumen.
Menurut Direktur Corporate Affairs Alfamart, Solihin, promo yang dilakukan oleh minimarket, termasuk Alfamart, dapat menjadi alat bantu bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau.
Saat ini, menurut Solihin, tren belanja konsumen, khususnya ibu-ibu, masih sangat sensitif terhadap harga dan selalu mencari potongan harga serta promo.
"Hal ini menjadi alasan mengapa berbagai program diskon terus dilakukan, terutama di bulan Ramadan, di mana kebutuhan belanja masyarakat meningkat cukup signifikan," ujar Solihin di sela Wawancara dengan Akurat.co, Selasa (11/3/2025).
Untuk menghadapi tantangan deflasi dan menjaga daya beli masyarakat, Alfamart bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) bekerja sama dengan pemerintah, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, serta Badan Pangan Nasional.
Baca Juga: Promo JSM Alfamart 14-16 Maret 2025 Terbaru, Diskon Besar-besaran!
"Salah satu program yang dijalankan adalah Friday Mubarok, sebuah inisiatif yang ditujukan untuk memberikan harga spesial di hari-hari tertentu, meskipun dalam praktiknya promo juga hadir di luar periode tersebut," imbuhnya.
Menurut Solihin, program ini menjadi bagian dari strategi untuk menopang penjualan dan tetap menarik minat belanja masyarakat.
"Dengan adanya promo yang beragam, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga," tambahnya.
Namun tak hanya di momen tertentu seperti Ramadan atau hari besar lainnya, Alfamart juga menerapkan strategi promo secara berkala, termasuk pada akhir pekan.
"Promo ini juga menjadi salah satu strategi dalam menopang penjualan, jadi masyarakat tak hanya berpedoman pada promo di hari-hari besar saja," ujarnya.
Strategi ini tidak hanya menguntungkan konsumen tetapi juga menjadi langkah bisnis yang efektif bagi ritel modern.
Dengan adanya promo, volume transaksi meningkat sehingga meskipun harga produk lebih rendah, perputaran barang menjadi lebih cepat dan keuntungan tetap bisa diperoleh dari jumlah penjualan yang lebih besar.
Selain itu, promo dan diskon juga berperan dalam menjaga stabilitas harga di pasaran. Ketika konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan produk dengan harga yang lebih murah, daya beli dapat lebih terjaga dan efek inflasi terhadap kebutuhan pokok bisa sedikit diminimalisir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










