Dapat Dukungan Internasional, Kementerian PKP Genjot Pembangunan 3 Juta Rumah Layak Huni

AKURAT.CO Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengantongi dukungan penuh dari sejumlah lembaga keuangan internasional untuk mempercepat program strategis di sektor perumahan.
Hal ini dikonfirmasi setelah Wakil Menteri (Wamen) PKP RI, Fahri Hamzah, menerima perwakilan dari beberapa lembaga donor global di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Lembaga-lembaga keuangan internasional yang siap berkolaborasi dengan Indonesia antara lain World Bank, Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Islamic Development Bank (IDB), dan German Agency for International Cooperation (GIZ).
“Dukungan ini bertujuan mempercepat pembangunan perumahan dan penataan kawasan permukiman yang layak bagi masyarakat Indonesia. Dengan kerjasama yang solid, kita dapat mengurangi backlog perumahan dan memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang berkualitas,” ujar Fahri Hamzah, Jumat (21/3/2025).
Fahri menegaskan, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan lembaga internasional, sangat penting dalam mewujudkan target pembangunan perumahan layak huni.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2025: DPR Desak Pemerintah Ngebut Perbaikan Jalan dan Perbanyak Armada!
“Kita memiliki banyak mitra di pemerintah daerah yang dapat diajak bekerja sama. Tugas kami adalah memastikan program ini berjalan sesuai arahan Presiden dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Program pembangunan 3 juta rumah menjadi fokus utama Kementerian PKP dalam era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan setiap tahapan pelaksanaan, memastikan masyarakat dapat menikmati hak atas hunian yang layak dan terjangkau.
Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat luas.
Melalui sinergi dengan lembaga keuangan internasional, target ini diyakini dapat dicapai lebih cepat dan efektif.
“Dukungan dari lembaga donor internasional memperkuat ekosistem perumahan nasional dan mendorong realisasi program ini tepat waktu,” tambah Fahri.
Pemerintah berharap kolaborasi ini tidak hanya mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat, tetapi juga mengakselerasi pembangunan kawasan permukiman yang aman dan nyaman di seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









