PLTU Labuhan Angin Terbakar, ESDM Pastikan Pasokan Listrik Sumbagut Aman

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa insiden kebakaran yang terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin Unit 1, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada Kamis malam, 8 Mei 2024 pukul 21.40 WIB, tidak berdampak pada pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Sebagai respons cepat, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan telah menurunkan Tim Inspektur Ketenagalistrikan untuk melakukan investigasi menyeluruh. Investigasi dilakukan guna mengidentifikasi penyebab insiden sekaligus sebagai langkah antisipatif.
"Kami menurunkan Tim Inspektur Ketenagalistrikan untuk melakukan investigasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu di Jakarta, dikutip Sabtu (10/5/2025).
Baca Juga: Bahlil: Investasi Bill Gates di Sektor ESDM Indonesia Belum Terealisasi, Masih Tahap Pembicaraan
Adapun berdasarkan laporan PT PLN Indonesia Power menyebutkan bahwa kebakaran yang terjadi kemungkinan besar disebabkan oleh sambaran petir dengan intensitas tinggi. Sambaran tersebut memicu ledakan lokal di salah satu bagian fasilitas. Atas upaya respons cepat tim lapangan, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari dua jam.
Kebakaran yang terjadi di PLTU Labuhan Angin Unit 1 tidak berdampak pada konsumen listrik. Subsistem Sumbagut tetap beroperasi secara normal, meskipun pasokan daya cadangan berkurang 70 MW akibat PLTU yang dipadamkan akibat kebakaran.
Selain itu, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Seluruh personel yang bertugas berada dalam kondisi selamat,dan prosedur tanggap darurat telah dijalankan secara sigap dan efektif.
Saat ini, proses pembersihan area terdampak tengah berlangsung, disertai dengan pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis. Seluruh sistem dan peralatan utama sedang dikaji untuk memastikan kelayakan dan keamanan operasional. Upaya pemulihan difokuskan pada pengecekan menyeluruh baik boiler, turbin, generator, serta sistem kontrol dan proteksi.
PLN Indonesia Power juga telah menyiapkan rencana pemulihan operasional secara bertahap. Tahapan ini meliputi pengujian sistem kelistrikan, penggantian komponen yang terdampak, dan verifikasi akhir kelayakan operasi oleh pihak independen dan regulator.
Baca Juga: ESDM: Sektor Minerba Tak Terdampak Tarif 32% AS
Operasional unit diperkirakan dapat mulai berjalan kembali dalam beberapa minggu ke depan, tergantung hasil evaluasi teknis dan keselamatan. PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan kerja dan keandalan sistem, serta memastikan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait dalam proses penanganan dan pemulihan pasca kejadian.
Sebagai informasi, PLTU Labuhan Angin terletak di Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Pembangkit ini diresmikan pada 28 Januari 2010 dan memiliki kapasitas 2x115 MW. Pembangkit telah andal beroperasi dalam memasok tenaga listrik di subsistem Sumatera bagian utara selama 15 tahun.
Operasional PLTU ini berada di bawah pengelolaan PT PLN Indonesia Power Services, anak perusahaan dari PT PLN Indonesia Power, yang merupakan subholding dari PT PLN (Persero).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









