Akurat
Pemprov Sumsel

Produksi Timah RI Turun ke 45 Ribu Ton, Pangsa Pasar Merosot Jadi 12 Persen

Camelia Rosa | 14 Mei 2025, 14:00 WIB
Produksi Timah RI Turun ke 45 Ribu Ton, Pangsa Pasar Merosot Jadi 12 Persen

AKURAT.CO Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyebutkan bahwa produksi timah Indonesia pada 2024 mengalami penurunan dari yang semula 65 ribu ton menjadi 45 ribu ton.

Hal ini tentunya berdampak pada besaran kontribusi Timah yang saat ini hanya menjadi 12 persen dari pasokan Timah dunia. Asal tahu saja, berdasarkan data ekspor pada 2023 yang lalu, kontribusi Timah Indonesia mencapai 17,5% dari pasokan Timah di dunia. 

Baca Juga: MIND ID Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Optimalkan Nilai Tambah

Maroef menuturkan, menurunnya pasokan Timah dari Indonesia itu juga mengakibatkan kenaikan harga Timah dunia dari harga rata-rata USD26.583 per ton pada 2023 menjadi harga rata-rata USD31.164 ribu per ton pada tahun 2024.
 
"Hal tersebut membuktikan pengaruh pasokan Timah Indonesia terhadap pasar global," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2025). 
 
Kendati demikian, Maroef menekankan bahwa hingga saat ini di pasar global, komoditas Timah belum dapat tergantikan dengan komoditas lainnya. 
 
"Sehingga kebutuhan pasar terus meningkat dari tahun ke tahunnya," tukasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.