Rencana LPG 3 Kg Satu Harga, Bahlil: Masih Kita Matangkan Itu Barang!

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah terus menggodok kebijakan terkait Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg satu harga.
Bahlil mengatakan sampai saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum bersifat final.
“Itu juga belum final. Dan dulunya kan sudah pernah kita bicarakan dan sekarang konsepnya itu nanti di-Perpres,” kata Bahlil saat ditemui di kawasan Senayan dikutip, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga: Jalur Gumitir Ditutup, Pertamina Ubah Rute Distribusi BBM dan LPG
Bahlil menegaskan bahwa pemerintah belum akan mengumumkan rincian teknis maupun wilayah cakupan program sebelum Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur kebijakan ini resmi diterbitkan.
“Nanti kalau sudah Perpres-nya sudah selesai, baru saya akan sampaikan,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Kebijakan LPG Satu Harga.
Acara ini menghadirkan para pakar yang terdiri dari para akademisi, peneliti dan lembaga konsumen untuk berdiskusi dan menjaring masukan di Hotel Gran Melia Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Saat membuka FGD, Plt. Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Mirza Mahendra menyampaikan bahwa upaya Pemerintah untuk mewujudkan keadilan energi terus dilakukan di antaranya melalui kebijakan LPG 3 Kg yang ditujukan kepada kelompok rumah tangga sasaran, usaha mikro sasaran, nelayan sasaran dan petani sasaran.
Baca Juga: Kementerian ESDM Jaring Masukan Pakar Soal LPG Satu Harga
Namun dalam pelaksanaannya masih temukan berbagai tantangan di tingkat daerah yang berdampak langsung pada ketersediaan dan keterjangkauan serta harga yang tinggi.
Beberapa isu yang mengemuka di antaranya penjualan LPG 3 Kg pada masyarakat berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah daerah. Disparitas HET antar daerah pun cukup besar.
"Sehingga melalui FGD ini, saya mengajak Bapak-Ibu yang mewakili akademisi, peneliti dan konsumen untuk berdiskusi dan menyampaikan beberapa permasalahan dan hambatan yang ada dalam rencana pelaksanaan kebijakan LPG Satu Harga," papar Mirza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








