Adapun, pemerintah menargetkan rencana produksi batu bara sebesar 739,56 juta ton hingga akhir tahun 2025.
Plt Direktur Eksekutif APBI, Gita Mahyarani menyebut pihaknya memprediksi produksi batu bara tanah air akan mencapai lebih dari 700 juta ton pada akhir tahun 2025.
“Walaupun (total produksi 2025) tidak akan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 836 juta ton,” kata Gita kepada Akurat.co, Sabtu (9/8/2025).
Di sisi lain, pada semester awal 2025 permintaan batu bara sempat mengalami tekanan. Hal ini, kata Gita yang menjadi faktor produksi batu bara 2025 tidak akan sebanyak 2024.
Selain itu, adanya kebijakan negara-negara importir utama seperti China dan India yang mengutamakan penggunaan batu bara domestik.
Baca Juga: ESDM Taksir Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Lebih Hingga Akhir Tahun
“Semester awal permintaan cukup berat terutama adanya kebijakan penggunaan batu bara dalam negeri dari negara importir seperti Cina dan India. Demand sejauh ini juga masih relatif stabil,” ujarnya.
Selain faktor permintaan global, Gita menyoroti potensi hambatan dari sisi logistik, terutama yang dialami oleh penambang di wilayah Sumatera Selatan.
Kendala distribusi ini dapat mempengaruhi kelancaran suplai ke pasar ekspor maupun domestik.
Terkait penentuan volume produksi, menurut Gita, pemerintah memiliki pertimbangan sendiri dengan melihat kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) serta peluang ekspor.
“Produksi batu bara tentu ada pertimbangan sendiri dari pemerintah dengan melihat kebutuhan domestik dan luar negeri. Keseimbangan juga diperlukan yang dapat mempengaruhi harga di pasaran,” ucap Gita.
Adapun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi batu bara dalam negeri pada akhir 2025 berada diatas 700 juta ton.
Adapun, proyeksi ini sejalan dengan rencana produksi yang telah ditetapkan sejak awal tahun sebesar 739,56 juta ton hingga akhir tahun 2025.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini produksi batu bara sudah berada diangka 350 juta ton.
Sehingga, dirinya optimis produksi batu bara pada akhir tahun 2025 bisa mencapai target awal sebesar 700 juta ton lebih.
“Kan 350 (juta ton) something, kalau 700 (juta ton) ya pasti lah,” kata Tri di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (9/8/2025).