Bahlil: Inventarisasi 30.000 Sumur Minyak Rakyat Rampung Awal Oktober 2025

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara perihal kelanjutan dari program sumur minyak rakyat. Adapun pemerintah mendeteksi terdapat 30.000 sumur minyak rakyat yang ada di Tanah Air.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa proses inventarisasi sumur rakyat ditargetkan selesai pada awal Oktober 2025.
“Jalan, sudah tertata. Saya kemarin ada minta untuk rapat sosialisasi terakhir sebelum diberlakukan. Itu mungkin Oktober awal sudah selesai,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (26/9/2025).
Baca Juga: ESDM: 4 dari 5 Badan Usaha Swasta Sepakat Beli BBM Lewat Pertamina
Menurut Bahlil, sebagian besar proses pendataan sudah berjalan paralel. Bahkan, beberapa sumur rakyat telah mengantongi izin untuk beroperasi.
“Pasti semua Oktober selesai, awal, habis itu langsung mereka. Tapi sebagian sudah jalan, karena sebagian kan paralel ya, ada sebagian izinnya sudah jalan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ungkap adanya potensi minyak hingga 100.000 barel per hari (bph) dari sumur minyak rakyat.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan potensi ini menyusul diterbitkannya Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.
Baca Juga: ESDM: Tarif Listrik Tak Naik, Pemerintah Jaga Stabilitas dan Daya Beli
Dimana pemerintah membuka ruang bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengelola sumur minyak rakyat.
Djoko menyebut saat ini pemerintah baru mendeteksi adanya 30.000 sumur minyak rakyat yang hanya tersebar di Sumatera dan Jawa Tengah.
Jika masing-masing sumur dapat mengasilkan minyak 1 sampai 2 barel per hari (bph). Maka, terdapat potensi tambahan lifting minyak dari sumur masyarakat sekitar 30.000 bph.
“Nah kalau satu sumur 2 barel, 30.000, ini lebih dari 30.000, baru 3 provinsi. Itu, kali 3 (dari 30.000 sumur), sudah 90.000. Kalau 2 barel, 60.000. Satu barel saja 30.000,” kata Djoko di Kementerian ESDM dikutip, Rabu (30/7/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








