AKURAT.CO Pemerintah mempercepat pelaksanaan paket kebijakan ekonomi “8+4+5” sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal terakhir 2025.
Seluruh program prioritas yang tergabung dalam paket kebijakan ini ditargetkan mulai terealisasi sebelum 20 Oktober mendatang.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono mengatakan, paket kebijakan 8+4+5 mencakup delapan program akselerasi tahun 2025, empat program lanjutan pada 2026, dan lima program unggulan untuk memperluas penyerapan tenaga kerja.
Pemerintah ingin memastikan seluruh inisiatif berjalan sesuai rencana untuk menjaga momentum ekonomi.
Baca Juga: Kebijakan Ekonomi Ekspansif
“Dalam rakor tadi dibahas paket-paket kebijakan ekonomi yang harus mulai dijalankan sebelum 20 Oktober. Ini termasuk percepatan pembiayaan untuk Kopdes Merah Putih, pembangunan gudang dan gerai koperasi, hingga stimulus bagi UMKM,” ujar Ferry di Jakarta.
Khusus sektor perkoperasian, Bank Himbara akan menyalurkan pembiayaan bagi Kopdes Merah Putih untuk pembangunan fasilitas penunjang operasional. Langkah ini diharapkan mempercepat transformasi ekonomi desa dan memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi produktif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah akan memberikan dukungan maksimal terhadap program-program strategis, termasuk di sektor pertanian, perikanan, dan pengembangan tambak seluas 20.000 hektar di kawasan Pantura.
“Dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan, seluruh rencana ini akan difinalisasi. Pemerintah ingin memastikan seluruh stimulus ekonomi ini benar-benar menjadi penggerak ekonomi dari bawah,” ujar Airlangga.
Baca Juga: Digitalisasi Koperasi Desa, Kemenkop Genjot Program Kopdes Merah Putih
Selain itu, pemerintah akan mengakselerasi belanja di 12 kementerian dan lembaga untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan dioptimalkan untuk mendorong peningkatan daya beli dan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Melalui langkah terintegrasi tersebut, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi nasional dapat tetap terjaga di tengah dinamika global, sekaligus memperkuat pondasi ekonomi dari level desa dan sektor-sektor produktif lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










