AKURAT.CO Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo menekankan pentingnya memahami pangan secara lebih luas, tidak hanya berfokus pada beras sebagai pangan pokok.
Ia menilai perlunya inovasi, subtitusi pangan, serta pembudayaan konsumsi makanan lokal.
Firman menjelaskan bahwa sejumlah poin penting telah dimasukkan dalam Revisi UU Pangan.
Salah satunya adalah penegasan bahwa pangan tidak melulu soal beras, tetapi mencakup diversifikasi pangan yang lebih beragam serta mendorong inovasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pangan nasional.
“Oleh karena itu pentingnya subtitusi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada pangan tertentu,” ujar Firman, Sabtu (21/11/2025).
Ia juga mendorong pengembangan dan pelestarian makanan lokal sebagai bagian dari budaya dan identitas masyarakat.
Menurutnya, memahami pangan secara lebih luas dapat memperkuat diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada satu komoditas.
“Inovasi dan subtitusi pangan dapat meningkatkan kualitas pangan dan kesehatan masyarakat,” kata Firman.
Ia menegaskan, membudayakan makanan lokal tidak hanya memperkaya pilihan pangan, tetapi sekaligus melestarikan nilai budaya masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










