Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo: Dalam Setahun Sudah Bisa Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Hefriday | 8 Januari 2026, 00:01 WIB

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun 2025.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat menghadiri acara panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Dalam momen simbolis itu, Presiden Prabowo menumbukkan alu ke dalam lesung sebagai penanda tercapainya swasembada beras nasional.
Aksi tersebut disambut antusias oleh para petani dan tamu undangan yang hadir di lokasi panen raya.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta perwakilan kelompok petani.
Mereka bersama-sama ikut menumbukkan alu ke lesung sebagai simbol kebersamaan dalam pencapaian tersebut.
Usai prosesi simbolis, Presiden Prabowo menyempatkan diri menyalami para perwakilan petani yang naik ke atas panggung.
Setelah itu, Presiden meninggalkan lokasi panen raya untuk melanjutkan agenda kenegaraan lainnya.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengaku bangga dan bahagia atas capaian swasembada pangan yang dinilainya sebagai tonggak penting dalam sejarah bangsa.
Dirinya menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen sektor pertanian nasional.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, dan komunitas pertanian di seluruh Indonesia.
Menurutnya, mereka telah menunjukkan kekompakan dan dedikasi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Dalam waktu satu tahun, kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak lagi bergantung pada bangsa-bangsa lain,” kata Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden menilai para petani telah membuktikan diri sebagai putra-putri terbaik bangsa yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemandirian nasional.
Presiden menyebut capaian swasembada pangan sebagai bukti konkret dari kemerdekaan ekonomi.
Di sisi lain, Presiden Prabowo menyinggung adanya pihak-pihak yang sebelumnya meragukan kemampuan Indonesia mencapai swasembada pangan. Ia menyebut keraguan tersebut bahkan diarahkan kepada kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menanggapi hal itu, Presiden menyampaikan pujian terbuka kepada Mentan Amran dan jajarannya.
Ia menegaskan penghargaan Bintang Jasa Utama yang diberikan kepada Amran merupakan bentuk pengakuan atas peran strategisnya dalam mengamankan masa depan pangan Indonesia.
Acara panen raya tersebut turut dihadiri jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet, pimpinan lembaga negara, Jaksa Agung, Kapolri, Wakil Panglima TNI, para kepala staf TNI dari tiga matra, serta sejumlah direktur utama BUMN yang terlibat dalam program swasembada pangan.
Pada awal sambutannya, Presiden Prabowo bahkan sempat memanggil satu per satu pejabat dan kepala daerah yang hadir untuk memastikan kehadiran mereka.
Hal itu menegaskan pentingnya momentum swasembada pangan sebagai agenda nasional yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








