ASDP Hapus Tiket Eksekutif Merak–Bakauheni Saat Mudik Lebaran 2026

AKURAT.CO PT ASDP Indonesia Ferry meniadakan layanan tiket eksekutif pada lintasan Pelabuhan Merak – Pelabuhan Bakauheni selama periode angkutan Lebaran 2026.
Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Theodore Natalianto Lasse mengatakan, kebijakan ini merupakan bagian dari penerapan skema single tarif untuk memperlancar proses penyeberangan kendaraan dan penumpang saat puncak arus mudik dan arus balik.
“Jadi ada pemberian single ticket, single tarif. Jadi tiket eksekutif yang kita terapkan di Pelabuhan Merak dan Bakahuni itu ditiadakan selama periode tertentu,” kata Rio di kantor ASDP dikutip, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga: Optimalisasi Lintasan Penyeberangan, ASDP Proyeksi 5,8 Juta Penumpang Ferry Saat Mudik Lebaran 2026
Kebijakan single tarif untuk arus mudik dari Merak mulai diberlakukan pada 13 Maret pukul 12.00 hingga 20 Maret pukul 15.00. Sementara untuk arus balik dari Bakauheni diterapkan pada 23 Maret pukul 00.00 hingga 29 Maret 2026.
ASDP memperkirakan kebijakan tersebut memberikan manfaat ekonomi bagi pengguna jasa dengan penghematan rata-rata hingga sekitar 51% dibandingkan tarif normal layanan eksekutif.
“Dan dari sisi nilainya itu rata-rata pengguna jasa akan mendapatkan manfaat kurang lebih 51% dengan adanya single tarif ini. Ini tentunya harapannya untuk kelancaran,” ujarnya.
Selain penghapusan tiket eksekutif, ASDP juga menyiapkan stimulus tarif berupa potongan harga tiket sekitar 21,9% pada sejumlah lintasan penyeberangan.
Program ini berlaku pada 12–31 Maret 2026 dengan memberikan diskon melalui penghapusan biaya jasa kepelabuhanan.
Baca Juga: ASDP Prediksi Puncak Mudik Lebaran 17–18 Maret, Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Disesuaikan
“Berbeda dengan single tarif, stimulus tarif ini diberlakukan di tujuh lintasan,” tutur Rio.
Prediksi Arus Mudik Mulai 17 Maret 2026
PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada 17–18 Maret 2026, khususnya di jalur penyeberangan utama di Pulau Jawa seperti Pelabuhan Merak, Banten.
Sementara itu, ASDP memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 26–28 Maret 2026.
“Untuk puncak arus mudik, kita prediksi terjadi pada 17–18 Maret di Pulau Jawa, khususnya di Merak di sisi Banten. Kemudian arus balik diperkirakan antara tanggal 26–28 Maret,” ungkapnya.
Selain jalur Merak, perhatian khusus juga diberikan pada lintasan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali. Hal ini karena periode mudik tahun ini bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret.
Rio menjelaskan bahwa aktivitas penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk akan mengalami penyesuaian operasional selama perayaan Nyepi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










