Stok Energi Aman Saat Lebaran 2026, Pertamina Minta Warga Tak Panic Buying

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) maupun liquefied petroleum gas (LPG) menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 2026.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo mengatakan bahwa pihaknya memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan telah dipersiapkan jauh hari.
Dirinya menambahkan, perseroan telah menyiapkan stok BBM dan LPG sejak setelah periode Natal dan Tahun Baru untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan dan Lebaran.
Baca Juga: Pertamina Trans Kontinental Siagakan 415 Armada Dukung Distribusi Energi Lebaran 2026
“Layanan energi ini Insya Allah kita pastikan aman selama Ramadan Idul Fitri ini sehingga kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buying,” kata Mars Ega dalam Press Conference Kesiapan Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta Cikampek, Senin (16/3/2026).
Mars Ega melanjut, persiapan distribusi energi tidak dilakukan secara mendadak menjelang hari besar keagamaan, melainkan melalui perencanaan jangka panjang guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.
Selain menjamin ketersediaan energi, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan layanan distribusi khusus untuk sejumlah wilayah yang memerlukan perhatian tambahan, seperti daerah rawan bencana, kawasan wisata yang berpotensi mengalami lonjakan konsumsi energi, hingga wilayah terpencil.
Di sisi lain, perusahaan juga menghadirkan berbagai program promosi bagi masyarakat melalui layanan digital, termasuk melalui aplikasi MyPertamina.
“Selain itu kita juga ada layanan tambahan. Layanan tambahan ini menjadi komitmen kami karena kami ingin memberikan layanan yang terbaik buat masyarakat,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga bersama Pertamina Group juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) khusus.
“Kami dari Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Group sudah membentuk satgas. Satgas ini tentunya juga berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga sehingga dukungan dan juga segenap sumber daya yang ada ini akan lebih kuat lagi. Jadi kami tidak bekerja sendirian,” tutur Mars Ega.
Konsumsi BBM Diproyeksikan Naik 12 Persen
Diberitakan sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun memperkirakan, puncak arus mudik pertama tahun ini bakal terjadi tanggal 14-15 Maret 2026.
Sementara untuk puncak arus mudik kedua, diperkirakan berlangsung tanggal 18-19 Maret 2026, yakni beberapa hari menjelang hari besar keagamaan bagi Umat Muslim.
"Kemudian untuk prediksi puncak arus balik ini, arus balik pertama itu akan terjadi di tanggal 24-25 Maret 2026, serta kemudian prediksi puncak arus balik tahap keduanya itu ada di tanggal 28-29 Maret 2026," kata Roberth dalam konferensi pers di Grha Pertamina dikutip, Rabu (4/3/2026).
Terkait konsumi BBM, Roberth mengatakan, proyeksi peningkatan konsumsi gasoline selama periode Mudik Lebaran 2026, baik Pertalite maupun Pertamax Cs dengan taksiran 12% lebih tinggi dari konsumsi hari normal.
Namun, Roberth menyampaikan bahwa konsumsi gasoil selama Mudik Lebaran 2026 justru ditaksir menurun sekitar 14,5%.
Meski begitu, Pertamina m bakal menyiagakan operasional 24 jam pada 2.074 SPBU di titik-titik strategis, mulai dari jalan tol, jalur wisata, hingga jalan lintas utama.
"Kita menyediakan layanan energi di jalur potensial, di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama berupa SPBU yang akan beroperasi 24 jam. Terdapat sekitar 2.074 SPBU,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









