Akurat
Pemprov Sumsel

Jelang Idulfitri, Harga Pangan Naik Gila-gilaan: Cabai, Daging, hingga Ayam Ikut Melonjak

Ayu Rachmaningtyas | 17 Maret 2026, 13:00 WIB
Jelang Idulfitri, Harga Pangan Naik Gila-gilaan: Cabai, Daging, hingga Ayam Ikut Melonjak
Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Minggu mengalami kenaikan signifikan.

AKURAT.CO Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Minggu mengalami kenaikan signifikan.

Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang mempersiapkan kebutuhan Lebaran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (16/3/2026), komoditas yang mengalami lonjakan harga antara lain cabai rawit dan cabai merah yang naik hingga Rp20 ribu per kilogram.

“Beberapa hari lalu masih Rp100 ribu per kilo, sekarang sudah Rp120 ribu,” ujar Siti, salah satu pedagang.

Ia menambahkan, kenaikan harga cabai merupakan fenomena yang kerap terjadi menjelang Lebaran dan berpotensi kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Sementara itu, harga kentang naik dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.

“Naiknya sudah sejak kemarin, sekarang bawang merah Rp50 ribu per kilo, kentang juga ikut naik,” jelasnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging dan unggas. Bu Iroh, pedagang ayam potong, mengatakan harga ayam saat ini berada di kisaran Rp40 ribu per ekor, naik dari sebelumnya Rp35 ribu.

Pedagang daging sapi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Suara Lantang dari Pelosok NTB: Siswa SD Tagih Program MBG ke Presiden

Ia menjual ayam dengan berbagai ukuran sebagai alternatif bagi pembeli, dengan harga mulai dari Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per ekor.

Menurutnya, harga masih berpotensi naik hingga Rp50 ribu per ekor mendekati Lebaran.

“Naiknya sudah sejak sebelum puasa, nanti bisa naik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, harga daging sapi juga mengalami lonjakan signifikan. Alen, pedagang daging sapi, menyebut harga kini mencapai Rp160 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp130–140 ribu.

“Kemarin masih Rp150 ribu, sekarang sudah Rp160 ribu,” keluhnya.

Meski harga naik, ia mengaku daya beli masyarakat relatif stabil. Bahkan, menjelang Lebaran, penjualan daging sapi bisa mencapai hingga 5 kuintal per hari.

Kenaikan juga terjadi pada telur ayam. Salah satu pedagang menyebut harga telur naik dari Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram sejak sebulan terakhir.

“Yang beli masih normal, biasanya dua sampai tiga kilo,” ujarnya.

Secara umum, para pedagang menilai kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran merupakan pola tahunan.

Meski demikian, masyarakat tetap berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hari raya, sehingga aktivitas pasar tetap ramai.

Baca Juga: Efisiensi di Tengah Krisis, Wacana Prabowo Pangkas Gaji Pejabat Tuai Apresiasi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.