Akurat
Pemprov Sumsel

Proyek Pipa Gas Dusem Ditarget Rampung 2027 Mendatang

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 19 Maret 2026, 12:19 WIB
Proyek Pipa Gas Dusem Ditarget Rampung 2027 Mendatang
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi ruas Dumai–Sei Mangkei (Dusem) dapat diselesaikan pada 2027.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman menyampaikan bahwa proyek tersebut diharapkan sudah memasuki tahap uji coba pengaliran gas pada 2028.

“2027 harus selesai, karena 2028 sudah harus ada uji coba pengaliran,” kata Laode di Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga: Kementerian ESDM Resmikan Gas-in Pipa Cisem Tahap 2, Proyek Rp2,7 Triliun Siap Salurkan Gas ke Industri

Sebagai tahapan awal konstruksi, proyek Dusem akan segera memasuki fase first welding atau pengelasan pertama yang menandai dimulainya pekerjaan fisik di lapangan.

Prosesi ini juga direncanakan akan melibatkan Menteri ESDM sebagai bagian dari kickoff pembangunan proyek.

“Setelah pengelasan pertama baru proses pembangunan. Kita juga strateginya sama dibagi beberapa ruas, ini kan lebih luas lagi 541 km dan harus cepat,” ucap Laode.

Adapun, Proyek jaringan pipa transmisi gas Dusem sepanjang total kurang lebih 541,8 km dibagi menjadi dua segmen utama. Segmen 1, yaitu SKG Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu sepanjang 279,8 km, dengan kontraktor pelaksana KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya, memiliki nilai kontrak Rp3,6 Triliun.

Sementara Segmen 2 Stasiun Labuhan Batu sampai dengan Fasilitas Duri sepanjang 262 km dengan kontraktor pelaksana KSO PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Sumber Bangun Sentosa, dan PT Singgar Mulia memiliki nilai kontrak Rp2,8 Triliun.

Berdasarkan data laporan proyek, hingga minggu ke-8, pelaksanaan pekerjaan menunjukkan capaian yang positif dan berada di atas target yang ditetapkan.

Baca Juga: Pasokan Aman, Wamen ESDM Pastikan Tak Ada Pembatasan BBM

Realisasi pada Engineering-Procurement-Construction (EPC) Segmen 1 telah mencapai 12,447% dari target sebesar 7,638%, sementara EPC Segmen 2 mencapai 12,061% dari rencana awal sebesar 10,295%.

Pipa yang digunakan dalam proyek ini juga merupakan pipa produksi dalam negeri dengan target komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) EPC sebesar 60,9% untuk Segmen 1 dan 62,49% untuk Segmen 2.

Percepatan progres fisik ini didukung oleh kelancaran distribusi material, di mana pengiriman pipa Batch 1 untuk Segmen 1 telah dimulai sejak 14 Februari 2026.

Dengan total sebanyak 1.900 batang melalui jalur laut menggunakan tongkang atau barge, yang akan segera disusul oleh pengiriman Batch 1 Segmen 2 dengan total sebanyak 130 batang per hari melalui jalur darat menggunakan armada trailer lowbed pada 23 Februari 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.