Akurat
Pemprov Sumsel

Petrosea Cs Kantongi Proyek LNG Masela Senilai Rp989 Miliar

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 26 Maret 2026, 15:50 WIB
Petrosea Cs Kantongi Proyek LNG Masela Senilai Rp989 Miliar
ilustrasi lapangan migas

AKURAT.CO Konsorsium Petrosea-ETI-Nindya menandatangani kontrak Onshore LNG Perimeter Construction Works dengan INPEX Masela LTD., untuk proyek yang berlokasi di Lapangan Abadi, Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Adapun, konsorsium tersebut dibentuk oleh Petrosea bersama dengan PT Enviromate Technology International dan PT Nindya Karya (Persero) dan menandatangani kontrak Onshore tersebut pada tanggal 2 Maret 2026

“Proyek ini merupakan salah satu proyek pengembangan gas dan LNG strategis di Indonesia yang berperan dalam mendukung ketahanan energi nasional,” tulis keterangan resmi Petrosea, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga: Prabowo Minta Percepat Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional

Pihak Petrosea mengastimasi nilai kontrak adalah sekitar Rp989 miliar dengan estimasi jangka waktu kontrak selama 36 bulan.

Adapun porsi partisipasi Petrosea dalam konsorsium tersebut adalah sebesar 36%, dan ruang lingkung pekerjaan proyek ini mencakup diantaranya pembangunan pagar perimeter dan public expansion road.

Sertac pembangunan jalan pengalihan dan relokasi jaringan listrik eksisting, opsi pembangunan pioneering jetty dan mini Intensive Vital Care Unit (IVCU).

Petrosea, sebagai perusahaan multidisiplin terkemuka dengan rekam jejak lebih dari lima dekade, menghadirkan layanan terpadu yang mencakup seluruh mata rantai dari hulu hingga hilir, mulai dari EPC, pertambangan, EPCI lepas pantai, hingga logistik untuk industri pertambangan serta minyak & gas di di kawasan Asia Pasifik dan Oseania.

Baca Juga: Bahlil Berhasil Jaga Ketahanan Energi, Pasokan BBM Tetap Aman Saat Lebaran

Seluruh target kinerja operasional dan keuangan Petrosea didukung oleh budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) yang kuat melalui penerapan target zero accident, operational excellence dan continuous improvement.

Serta faktor pengelolaan risiko dan Good Corporate Governance (GCG) sebagai tulang punggung perusahaan yang berkesinambungan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.